Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

daniel.tanamal

Official Writer
3280



Salah satu negara yang paling banyak disorot saat Jumat Agung adalah Filipina. Negara penganut Katolik terbesar di Asia Tenggara itu selalu melakukan ritual penyaliban selama bertahun-tahun. meskipun mendapat tentangan dari gereja-gereja di negara tersebut, namun ritual tersebut tetap terlaksana. Tahun ini setidaknya ada 17 orang pria menyalibkan diri mereka sendiri, dipaku di atas salib dalam peringatan Jumat Agung di San Juan, Filipina.

Salah satu dari 17 pria tersebut adalah Willy Salvador, seorang nelayan berusia 59 tahun yang mengajukan diri untuk menunjukkan keimanannya dengan menjalankan ritual tersebut. Pemuda-pemuda berkostum prajurit Romawi menyeret tubuh Willy dan dua orang lainnya melintasi San Juan ke arah alun-alun dimana dia menjalani penyaliban. “Saya tahu Anda tidak akan percaya pada saya, tapi Tuhan membantu saya pulih dari penyakit mental, ini adalah cara saya untuk berterima kasih pada-Nya karena telah menyembuhkan saya,” kata Willy, pria yang menjalani ritual ini setiap tahun sejak 2006, Sabtu (26/3/2016).

Paku yang digunakan dalam penyaliban tersebut menembus kedua tangan dan kaki, namun tidak sampai menahan beban para pelaku ritual. Mereka disalib selama beberapa menit sebelum diturunkan dan diberi pengobatan. Ritual serupa juga dilakukan di desa-desa lainnya di Filipina yang 80 juta penduduknya menganut agama Katolik. Penyaliban dilakukan pada Jumat Agung yang dipercaya sebagai saat dimana Yesus Kristus dipaku di atas salib untuk menebus dosa manusia.

Penyaliban menjadi atraksi yang menarik bagi turis-turis yang datang ke Filipina, diperkirakan ribuan pengunjung datang ke San Pedro, dimana ritual ini telah berlangsung selama 30 tahun. Kepala Desa San Juan, Claro Tolentino mengatakan bahwa penyaliban dan penderaan diri telah menjadi tradisi dan bagian dari budaya di Filipina, dan hal itu harus dihormati.

Meski merupakan sebuah bukti kepercayaan kepada Tuhan, ritual penyaliban ternyata mendapat kritik dari gereja yang menganggap penyaliban terlalu ekstrem untuk dilakukan. “Gereja tidak menganjurkan aksi ekstrem semacam ini karena Yesus Kristus telah menjalaninya untuk kita semua. Tidak perlu untuk mengulanginya,” kata Pendeta Douglas Badong dari gereja Katolik Quiapo di Manila.


Sumber : Berbagai Sumber

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Yolanda Sinaga 14 November 2019 - 17:57:36

kisah joyce meyer

0 Answer

Kristanto 14 November 2019 - 04:07:05

Apakah yang harus sy lakukan. Istri berkata kasar .. more..

1 Answer

Ety loe 13 November 2019 - 09:33:33

Bagaimana cara saya keluar dari utang yang banyak?.. more..

0 Answer


surya 10 November 2019 - 18:37:53
Hi teman teman JC, nama saya surya, saya mengalami... more..

marisca benedicta 9 November 2019 - 10:23:48
tolong bantu doa, agar saya terlepas dri jeratan h... more..

Joice Merry 6 November 2019 - 13:22:01
Mohon topangan doa agar Supaya tidak khawatir akan... more..

Aneke Ane 5 November 2019 - 05:23:34
Saya ane. Saat ini saya merasa berada dititik ter... more..

Banner Mitra November Week 2


7270

Banner Mitra November Week 2