Arseto Pariadji Tegaskan Ayahnya Tak Pernah Kritisi Ahok

Nasional / 1 April 2016

Kalangan Sendiri
Arseto Pariadji Tegaskan Ayahnya Tak Pernah Kritisi Ahok
Sumber: Jawaban.com | Daniel Tanamal
daniel.tanamal Official Writer
18501

Arseto Pariadji, anak dari gembala Gereja Tiberias Indonesia (GTI) Pendeta Yesaya Pariadji mengatakan bahwa ayahnya tidak pernah mengkritik atau melontarkan pernyataan yang mengandung kebencian terhadap Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok selama ini, terlebih pada saat ibadah.

"Ayah saya tidak pernah berkata seperti itu. Justru keluarga kami punya hubungan yang baik dengan beliau. Saya tidak pernah mendengar berita seperti itu,” kata Ketua Umum Partai Demokrasi dan Toleransi Indonesia (PDTI) ini di Jakarta, Selasa (29/3/2016).

Sebelumnya sempat ramai diperbincangkan dalam jejaring sosial bahwa Pendeta Yesaya Pariadji melakukan kritik dan penyataan yang dianggap keras terhadap Ahok. Sumber berita tersebut ternyata muncul dari blog wordpress bernama Harianrepublika. Tentunya blog tersebut tidak ada hubungannya dengan salah satu media nasional dengan nama yang sama. Namun entah mengapa banyak netizen yang langsung mempercayai berita tersebut. (Baca Juga: Arseto Pariadji Nyatakan Diri Maju dalam Pilkada DKI Jakarta 2017)

Buntut dari hal tersebut, pihak GTI melalui kuasa hukumnya Juniver Girsang, memberikan klarifikasi dan melaporkan balik seorang netizen bernama Reza Aditya Alfred Inkiriwang ke Mapolda Sulawesi Utara pada Jumat 5 Februari lalu dengan tuduhan pencemaran nama baik. Bahkan dalam laporan tersebut disebutkan bahwa nama diatas secara sengaja dan sadar memberikan komentar dan penilaian yang tidak benar terhadap Pendeta Yesaya Pariadji, dank arena tulisan itu dipublikasikan ke ranah publik, tentunya menjadi semacam finah yang semakin meluas.
(Baca Juga: Arseto Pariadji: Gubernur DKI Jakarta Harus Punya Etika Komunikasi)

"Kami memandang perlu untuk mengambil langkah hukum dengan melaporkannya kepada kepolisian agar dilakukan pemeriksaan pro justisia untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya dan menjadi pelajaran berharga bagi setiap orang agar tidak semena-mena dalam membangun opini dengan merusak nama baik orang lain," kata Juniver, seperti dirilis Beritasatu, Jumat (05/02/2016).


Sumber : Jawaban.com - Beritasatu
Kalangan Sendiri
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?