Ini Alasan Ricuh Paskah di Gereja HKBP Riau

Nasional / 28 March 2016

Kalangan Sendiri

Ini Alasan Ricuh Paskah di Gereja HKBP Riau

Lori Official Writer
10140

Jika perayaan paskah di sebagian besar gereja berlangsung hikmat dan kondusif, maka berbeda dengan paskah di Gereja HKBP Resor Sumber Sari, Pekanbaru, Riau pada Minggu, 27 Maret 2016. Kericuhan mulai terjadi pada pukul 08.30 WIB pagi sesaat sebelum pelantikan pendeta baru yang juga digelar bersamaan dalam ibadah paskah tersebut.

Kericuhan terjadi akibat penolakan antara pendukung pendeta baru dan pendeta lama.  Sebagian jemaat menolak pelantikan pendeta baru, Kepas Purba menggantikan pendeta lama Kana Silitonga. Mereka menolak pelantikan ini tidak sesuai dengan masa jabatan pendeta lama yang sebenarnya belum habis. Namun sejumlah pihak menuding pemberhentian tugas pendeta Kana dilakukan lewat surat resmi karena ditemukan adanya kesalahan.

“Situasi sempat memanas di saat acara pelantikan Pdt Kepas Purba STh hendak dilakukan. Karena sebagian jemaat yang menolak ingin menguasai mimbar. Padahal saat itu, Praeses HKBP Distrik XXII Riau Pdr Banggas RH Simanungkalit sedang memimpin jalannya acara,” ucap Wakapolres Pekanbaru AKBP Sugeng Putut Wicaksono, seperti dilansir Radapekanbaru.com, Minggu (27/3).

Tak ada tindakan anarkis yang terjadi saat kericuhan. Namun pihak kepolisian telah mengerahkan ratusan anggotanya untuk mengendalikan situasi. Akibat kericuhan ini, pelantikan untuk sementara dihentikan. Dalam hal ini, pihak kepolisian meminta Persekutuan Gereja-gereja (PGI) wilayah Riau untuk segera melakukan mediasi.

“Hasil mediasi, kami minta pada pihak yang memimpin di tingkat Riau untuk berkumpul secepatnya. Internal tanpa ada campur tangan luar,” terangnya.

Apapun kondisi yang terjadi dalam tubuh gereja, semoga hal itu tidak memimbulkan perpecahan umat. Sebab insiden tersebut terjadi ketika seluruh umat Tuhan merayakan hari kemenangan.

Sumber : Radarpekanbaru.com/Metrotvnews.com/ls
Halaman :
1

Ikuti Kami