Basilika Santo Petrus Bertaburan Bunga Cantik, Ada Apa?

Basilika Santo Petrus Bertaburan Bunga Cantik, Ada Apa?

Mega Permata Official Writer
4463

Minggu Paskah, 27 Maret 2016, Altar Basilika Santo Petrus di Kota Vatikan akan dikelilingi 30 rangkaian bunga saat perayaan yang akan dipimpin oleh Paus Fransiskus. Altar atau misbar akan disemaraki perpaduan warna kuning, ungu gelap, salmon dan oranye. 

Ratusan bunga Delphinium, akan disusun setinggi kaki menghiasi tiang-tiang terkenal di sekitar Piazza. Rangkaian bunga-bunga akan ditata dengan sangat indah. Mawar-mawar putih Avalanche, menghiasi balkon tempat Paus memberi berkat Paskah kepada Kota Roma dan dunia. 

Seperti dikutip dari Telegraph, senin lalu (22/3) Ribuan bunga tersebut berasal dari perkebunan pastor dan suster di taman Vatikan, tetapi disediakan oleh toko bunga di Belanda. Negara Belanda dikenal sebagai eksportir bunga terbesar di dunia, mendapat kepercayaan untuk menyediakan bungan pada saat perayaan Paskah di Vatikan sejak tahun 1986.

Menyediakan bunga untuk perayaan Paskah di Vatikan tidaklah mudah. Dibutuhkan waktu berbulan-bulan mempersiapkannya secara teliti yang dimulai musim gugur. Dari Februari umbi bunga disimpan di rumah kaca pada suhu tertentu sehingga bunga akan tumbuh dan mekar pada Minggu Paskah untuk kemudian diangkut dengan truk berpending ke Vatikan. 

Tim penata bunga di Vatikan terdiri atas 25 orang. Tim dipimpin oleh desainer bunga Paul Deckers yang telah terlibat mengatur tampilan Basilika Santo Paulus sejak 1988. Beliau menata posisi bunga dimulai pada sabtu nanti pukul 06.00, kemudian memeriksa kembali pada beberapa jam sebelum perayaan Paskah dimulai.

Deckers akan menata bunga-bunga sesuai dengan tema yaitu “Kemurahan Allah”. Untuk itu, beliau memilih menggunakan 3.500 mawar avalanche dalam berbagai warna, termasuk merah mudah dan persik. Menurutnya, “Saya ingin membuat bunga merasakan bicara dan merasakan kehadiran orang.” Kemudian setelah Minggu Paskah selesai, bunga-bunga yang segar akan didistribusikan ke gereja-gereja dan biara-biara terdekat, sementara sisanya ditanam di kebun Vatikan.

Sumber : tempo.co/Jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami