Diundang ke Indonesia, Ini Respon Paus Fransiskus

Diundang ke Indonesia, Ini Respon Paus Fransiskus

daniel.tanamal Official Writer
8682

Pemimpin tahta tertinggi Vatikan, Paus Fransiskus mengatakan bahwa dirinya akan senang jika dapat berkunjung ke Indonesia. Hal itu dikatakannya dalam pertemuan dengan Duta Besar Indonesia untuk Takhta Suci Vatikan Antonius Agus Sriyono saat menyerahkan Surat Kepercayaan dari Presiden Joko Widodo kepada Paus Fransiskus di Istana Apostolik, Vatikan, 21 Maret 2016.

Pada kesempatan tersebut, Dubes Sriyono bertemu empat mata dengan Paus Fransiskus selama 20 menit. Mengawali prosesi penyerahan Surat Kepercayaan, Sri Paus menyampaikan ucapan selamat atas penugasan Dubes Sriyono dan menyampaikan harapannya agar penugasannya berjalan lancar dan berkontribusi bagi peningkatan hubungan bilateral Indonesia-Vatikan. Paus Fransiskus secara spesifik menyebutkan dirinya akan senang jika dapat berkunjung ke Indonesia.

Menanggapi pernyataan tersebut, Dubes Sriyono menyampaikan harapan Pemerintah Indonesia bagi Paus Fransiskus untuk berkenan menghadiri 7th Asian Youth Day di Indonesia pada 30 Juli – 6 Agustus 2017. Duta Besar Sriyono mengindikasikan bahwa 7th Asian Youth Day 2017 akan diikuti 29 negara dengan perkiraan peserta mencapai 2.000 orang.

Pada kesempatan audiensi tersebut, Dubes Sriyono menggarisbawahi dua isu yang menjadi prioritas selama masa penugasan beliau, yakni inter-religious dialogue dan kerja sama dengan Museum Vatikan. Terkait Inter-religious Dialogue, Paus Fransiskus menyampaikan dukungannya untuk peningkatan dialog antar umat beragama. "Bukankan kita adalah anak-anak Abraham," kata Paus Fransiskus.

Hal itu merujuk pada sejarah 3 (tiga) agama samawi yang mengakui Abraham (Islam: Ibrahim) sebagai salah seorang nabi. Paus Fransiskus juga menyadari bahwa Indonesia merupakan negara dengan mayoritas penduduk Muslim terbesar di dunia dan sangat plural dari segi agama, suku, bahasa dan budaya. 


Sumber : Metrotvnews
Halaman :
1

Ikuti Kami