Tragis! Ribuan Gereja Tiongkok Alami Pembongkaran Ilegal

Tragis! Ribuan Gereja Tiongkok Alami Pembongkaran Ilegal

Mega Permata Official Writer
2235

Pekan ini sebuah video dari smarthphone menunjukkan satu lagi salib tengah dicopot dari menara gedung gereja. Pemerintah di Provinsi Zhejiang telah melenyapkan hingga membakar sebanyak 2.000 salib gereja di sana. Umat Kristen Tiongkok menyebut peristiwa tersebut dengan pembongkaran illegal.

Provinsi tersebut secara sistematis telah merobohkan, mencopot dan melenyapkan salib gereja-gereja di sana. Kini, Tiongkok dihadapkan tuduhan yang mengancam kebebasan beragama umat Kristen di negara tersebut.  Menurut koresponden CBS News, Seth Doane, perjuangan Tiongkok memperoleh kebebasan beragama telah berlangsung dua tahun terakhir.  Pasalnya, bulan lalu seorang pendeta dijatuhi hukuman 14 tahun penjara dikarenakan melakukan kejahatan keuangan dan secara illegal mengumpulkan orang yang dianggap mengganggu ketertiban sosial. 

Secara resmi, Partai Komunis Tiongkok adalah ateis. Hal ini sebenarnya memungkinkan adanya kebebasan beragama. Tetapi agama-agama resmi harus melaksanakan ibadah dibawah pengawasan dari mereka yang mengutamakan kesetiaannya pada negara. 

Saat ini puluhan juta umat Kristen melaksanakan ibadah secara bawah tanah di gereja-gereja keluarga. Salah satunya diselenggarakan di sebuah apartemen kecil milik Xu Yonghai, yang pernah menghabiskan dua tahun di penjara setelah menulis tentang penghancuran dan pelecehan umat Kristen. “Kami memiliki hingga 30 anggota biasa di gereja ini, tapi sebagian dari kami pernah berada dalam penjara dari waktu ke waktu,” kata Yonghai.  

Kebanyakan semua orang yang berada di ruangan tersebut pernah ditahan dalam penjara. “Tidak ada keadilan di negeri ini. Jadi kami memilih untuk percaya pada Tuhan dan menempatkan harapan kami di tangan-Nya,” ujar Guo Hong, salah satu anggota gereja. 

Sumber : Satuharapan.com/Jawaban.com

Ikuti Kami