Pendoa Kandidat Presiden AS Alami Keajaiban Setelah Tertembak

Pendoa Kandidat Presiden AS Alami Keajaiban Setelah Tertembak

Lori Official Writer
4970

Pendeta Tim Remington asal Idoha, Amerika Serikat yang baru saja berdoa untuk kandidat presiden Amerika Serikat (AS) Ted Cruz ditembak oleh seorang mantan angkatan laut di parkiran gerejanya pada Minggu, 6 Maret 2016. Remington langsung mendapatkan perawatan medis dan dinyatakan stabil pada Senin (7/3), setelah menghadapi masa kritis setelah tertembak di bagian paru-paru, panggul dan kepala.

Hal ini dianggap sebagai keajaiban lantaran luka tembakan yang terbilang parah mustahil untuk membuatnya mampu bertahan. “Salah satu peluru mencoba masuk ke dalam otak tetapi tertahan di bagian tengkorak. Bagian ruang darurat dan (para dokter) menyebutnya sebagai keajaiban. Saya menyebutnya, dengan ungkapan standar dunia sebuah keajaiban,” ucap teman pendeta bernama Roger Crigger, demikian seperti dikutip Christianpost.com.

Seperti diketahui, sehari sebelum kejadian pendeta Remington menjadi pemimpin doa dalam kampanye yang digelar kandidat presiden Cruz di Kootenai County Fairgrounds. Sayangnya, pelaku yang diketahui bernama Kyle Andrew Odom itu nekat menembaki pendeta dengan senjata. Pria berkulit putih, berambut pirang dan mata biru itu sempat mencoba melarikan diri, namun akhirnya berhasil dilumpuhkan dengan beberapa tembakan. Saat ini pihak kepolisian masih terus menyelidiki motif penembakan tersebut.

Dukungan doa pun datang dari juru bicara Cruz, Catherine Frazier. Mereka berharap agar sang pendeta segera pulih lewat dukungan dari keluarga dan juru rawat. “Doa kami beserta pastor Tim, keluarga dan para dokter yang merawatnya. Kami berdoa untuk kesembuhan penuh dan berterima kasih atas upaya penegakan hukum untuk memastikan pelaku segera diadili,” kata Frazier kepada media NBC.

Pendeta Remington memang menjadi pendukung kuat Cruz. Namun belum diketahui pasti apakah motif penembakan berkaitan dengan aktivitas pemimpin gereja Altar, Idohan ini dalam kampanye.

Sumber : CP/CT/ls
Halaman :
1

Ikuti Kami