Franklin Graham: Hanya Tuhan yang Mampu Selamatkan Amerika

Internasional / 5 March 2016

Kalangan Sendiri

Franklin Graham: Hanya Tuhan yang Mampu Selamatkan Amerika

Lori Official Writer
3333

Franklin Graham mengajak ribuan orang Amerika untuk berdoa bagi bangsa, rakyat dan masa depan negara paman Sam itu. Dia menyemangati setiap orang untuk melakukan gerakan mengubah pandangan dunia sekuler yang cenderung masih menutup sebelah mata dengan kebenaran Alkitab.

“Hanya Tuhan yang bisa menyelamatkan Amerika dari pandangan dunia sekuler yang memusuhi nilai-nilai Alkitabiah. Daripada berusaha membendung gelombang pendidik kita, politisi, dan hakim yang menyebabkan peningkatan kefasikan. Ini tak lagi bisa diteruskan bila anak dan cucu kita hidup di negara yang masih mengakui Allah dan menjunjung tinggi kebebasan beragama,” ucap Graham, seperti dilansir Christian Today.

Graham berpandangan, bahkan calon-calon presiden saat inipun tidak akan mampu memberikan solusi atas masalah yang melanda Amerika saat ini. “Hanya Tuhan yang bisa mengubah bangsa kita dan hati rakyatnya. Itu sebabnya saya akan berkunjung ke setiap kota di Amerika tahun ini untuk mengajak gereja-gereja dan umat Kristen untuk bertobat dan berdoa bagi tanah kita, menantang orang-orang percaya untuk terlibat dalam proses pemilu di setiap tingkat, dan memproklamasikan perubahan hidup yang dilakukan Yesus Kristus,” lanjutnya.

Graham menyampaikan bahwa saat ini dia baru saja menggelar doa di kota-kota wilayah bagian Columbia, Carolina Selatan, seperti Atlanta, Georgia , Honolulu dan Hawaii, yang masuk dalam 50 negara tujuan kunjungannya sepanjang tahun ini.

Baginya, umat Kristen patut bergerak cepat mengatasi kekacauan negara itu sebelum terlambat. Masa-masa kampanye menjelang pemilu Amerika Serikat pun dianggap menjadi momen yang tepat setelah begitu banyak perdebatan konyol yang dilakukan antar kandidat, dan itu pula yang menjadi salah satu masalah AS.  “Sudah jelas bahwa negara ini dalam masalah kerohanian, moral dan politik,” tandasnya.

Seperti diketahui, saat ini Amerika memang tengah menghadapi panasnya situasi politik dan sosial menjelang pemilihan presiden Amerika menggantikan Barrack Obama. Meski sebagian besar kandidat presiden berkeyakinan Kristiani, banyak kalangan yang masih terus mempertanyakan kelayakan dan kemampuan setiap kandidat untuk membawa Amerika menjadi negara yang lebih baik.

Sumber : CT/jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami