Mengabdi Melalui Profesi

Mengabdi Melalui Profesi

Mega Permata Official Writer
2938

“Demikianlah harus bekerja Bezaleel dan Aholiab, dan setiap orang yang ahli, yang telah dikaruniai Tuhan keahlian dan pengertian.” (Keluaran 36:1)

Di tengah kesibukannya di Bengkel kerja film dan seni, sutradara dan aktor kawakan, Slamet Raharjo masih bersedia membagikan ilmunya kepada kelompok remaja penggiat seni peran secara gratis. “kenapa aku sampai mau datang ke sini? Karena semangat itu yang harus aku dukung. Semangat itu luar biasa dan aku menghormatinya, meski aku harus meninggalkan pekerjaan di Jakarta,” katanya bersemangat. 

Apa yang dilakukan oleh sineas senior ini merupakan gambaran penghayatan tanggung jawab atas profesinya. Hubungan antara pribadi dan profesi sungguh tak terpisahkan. Oleh sebab itu, sebagai orang yang beriman sudah selayaknya jika profesi atau yang lebih dikenal umum sebagai pekerjaan itu juga memiliki pengaruh positif bagi orang lain.

Paulus yang berprofesi sebagai tukang tenda, mempergunakan profesinya untuk memperkaya orang lain dalam pelayanan. Kapada para rekan se-profesi yang juga ambil bagian dalam pelayanan, ia meyakinkan bahwa tidak ada pertentangan antara profesi yang benar dan prinsip pelayanan yang seharusnya dilakukan. Bezaleel dan Aholiab juga mempersembahkan profesi mereka sebagai pemahat untuk membangun kemah suci (bnd. Keluaran 31:2, 6)

Tuhan mengingatkan agar kita bertumbuh semakin matang dalam profesi kita, sehingga semakin luas pengaruh yang dapat kita tebarkan melalui pekerjaan kita. 


Sumber : Renungan Malam
Halaman :
1

Ikuti Kami