Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Lori Mora

Official Writer
3935


Seorang profesor di perguruan tinggi Kristen Wheaton College, Illinois, Larycia Hawkins mulai menjadi kontroversi sejak menyatakan akan memakai hijab (jilbab), sebagai aksi solidaritas terhadap umat muslim yang menerima perlakuan buruk pasca tragedi terorisme di Paris, Prancis dan San Bernardino, California beberapa waktu lalu.

Selain memakai hijab, wanita yang disapa Larry ini juga mengutip pernyataan Paus Fransiskus yang mengatakan bahwa Muslim dan Kristen sesungguhnya menyembah Tuhan yang sama. Pernyataan yang disampaikan pada akhir Desember 2015 silam ini akhirnya mengundang reaksi dari berbagai kalangan, termasuk pihak kampus Wheaton, yang dikenal sebagai kampus besar Kristen di Amerika Serikat.

Larry dikenal sebagai profesor yang mengajarkan tentang ilmu politik di Wheaton College dan telah bekerja selama sembilan tahun lamanya. Namun atas kontroversi yang ditimbulkannya, pihak kampus mulai memperdebatkan keberadaan Larry di sana. Pihak kampus mengatakan tidak punya posisi atas keputusan wanita itu untuk mengenakan hijab. Sementara komentar yang disampaikan Larry terkait ucapan Paus Fransiskus tersebut dinilai berlawanan dengan pernyataan iman yang ditetapkan perguruan tinggi tersebut. Sebab perspektif alkitab menjadi dasar dari pengajaran di Wheaton College.

Meskipun Larry menilai pernyataannya tidak bertentangan dengan iman, namun secara administratif keputusannya dianggap melanggar peraturan kampus. Hingga pada akhirnya, tepat pada Sabtu, 6 Februari 2016 pekan lalu, Larry harus kehilangan pekerjaan tersebut.

“Wheaton College dengan tulus menghargai kontribusi Dr. Hawkins kepada lembaga ini selama sembilan tahun. Kami berterima kasih atas gairah mengajarnya, beasiswa, pelayanan masyarakat dan bimbingan kepada siswa kami,” ucap pemimpin Wheaton College, Philip Graham Ryken.

Meski begitu, Larry tetap menghargai keputusan pihak kampus yang menyetujui pilihan tersebut. Sebab pihak Wheaton College bahkan meminta maaf apabila kebijakan itu tampak kurang tepat.

“Saya menghargai dan menghormati seni Kristen liberal dan cara-cara Wheaton College menyebarkan misi, program, dan kecakapan karyawan dan mahasiswanya,” tulis Larry dalam pernyataan yang dirilis oleh perguruan Wheaton.

Atas pilihan itulah Larry Hawkins menerima dirinya tak lagi menjadi bagian dari Wheaton College dimana dirinya mengajarkan tentang ilmu politik kepada para mahasiswa. 

Sumber : Usatoday.com/Foxnews.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

abdul hakim 24 October 2019 - 01:40:20

Problem kartu kredit

0 Answer

abdul hakim 24 October 2019 - 01:38:15

Problem kartu kredit

0 Answer

Appolo 23 October 2019 - 08:14:30

Siapakah appolo?

0 Answer


Berkat Melimpah 8 October 2019 - 05:08:21
Tolong doakan supaya Tuhan beri jalan / pekerjaan ... more..

Cristian Sipahutar 1 October 2019 - 12:41:13
Perkenalkan nama saya Cristian Sipahutar, saya sdh... more..

nafty louise 21 September 2019 - 21:18:28
Selamat malam, nama saya nafty saat ini saya mohon... more..

Merry Sine 28 August 2019 - 14:42:33
Salom sahabat.. peekenalkan saya merry

Banner Mitra Oktober Week 4


7269

Banner Mitra Oktober Week 4