Empat Cara Memaksimalkan Gaji Kamu untuk Investasi (1)

Empat Cara Memaksimalkan Gaji Kamu untuk Investasi (1)

daniel.tanamal Official Writer
2063

Sahabat di usia produktif ini, kamu wajib menggunakan waktu untuk bekerja dengan sempurna dan benar. Bahkan kamu perlu bekerja keras, karena kerja keras dapat memberikan pengalaman dan tempaan hidup sehingga lebih berani menghadapi tantangan. 

Satu fakta yang mencengangkan untuk para pekerja adalah gaji ternyata tak bisa menjamin kehidupan masa tua yang mapan dan sejahtera? Akibatnya banyak pegawai yang rela mengundurkan diri dari pekerjaannya untuk membuka usaha sendiri agar memperoleh pendapatan yang lebih besar, sehingga bisa mewujudkan kehidupan di masa tua yang mapan. Anda bisa memaksimalkan gaji untuk mencari sumber pendapatan lain, yakni investasi. 

Bagaimana caranya berinvestasi? Jika gaji yang dimiliki tidak terlalu besar, Anda bisa memilih instrumen investasi lain, seperti emas. Lantas, bagaimana cara memaksimalkan gaji untuk investasi, karena ada pengeluaran untuk kebutuhan hidup sehari-hari yang anggarannya wajib disediakan? Berikut ini caranya seperti dikutip dari www.cermati.com, Senin (8/2/2016):


1 Membuat Catatan Keuangan

Untuk bisa memaksimalkan gaji guna berinvestasi, Anda harus membuat catatan keuangan terlebih dulu, baik pemasukan maupun pengeluaran.  Mulailah dengan merinci setiap pengeluaran rutin yang bersifat wajib seperti tagihan listrik, telepon, air, internet, TV berlangganan, transportasi, konsumsi, utang kartu kredit, dan pinjaman bank lainnya jika ada. 

Selanjutnya susun anggaran dari tiap-tiap pengeluaran tersebut. Jika sudah lakukan check and recheck untuk melihat ada tidaknya pengeluaran yang bisa ditekan, sehingga tidak membebani anggaran. Dari anggaran pengeluaran yang telah disusun, Anda bisa membandingkan dengan total pendapatan yang dimiliki sehingga diperoleh selisih maksimumnya. Nah, selisih itulah yang bisa dimanfaatkan untuk memaksimalkan pendapatan melalui investasi. 

Denan demikian, Anda dapat mengetahui kondisi keuangan termasuk ketangguhan modal untuk kepentingan investasi.


2 Tentukan Instrumen dan Mulailah Berinvestasi

Untuk menentukan dan memilih instrumen investasi ini, pastikan Anda telah melakukan riset dari setiap instrumen sehingga mengetahui keunggulan dan kelemahan juga tingkat risikonya. Paling penting, Anda bisa memainkannya. Sama juga bohong kalau untuk berinvestasi, Anda hanya mengandalkan insting dan spekulasi saja, tanpa dibekali dengan pengetahuan tentang instrumen investasi yang akan dimainkan. Bukannya untung bisa-bisa malah jadi buntung.

Jika memahami cara bermain surat berharga, maka Anda bisa berinvestasi saham atau reksa dana. Sejak adanya perubahan satuan penjualan saham, dengan 1 lot yang awalnya berisi 500 lembar menjadi 100 lembar. Dengan begitu, investor dengan dana terbatas pun bisa bermain saham. Penjualan saham memang dihitung harga per lembar, namun penjualan tidaklah dilakukan selembar demi selembar, tetapi minimal  1 lot. 

Apabila instrumen saham dirasa cukup membingungkan, Anda bisa memilih instrumen lain untuk berinvestasi, misalnya emas dan properti yang memiliki nilai risiko kecil.





Sumber : Liputan6

Ikuti Kami