Tahun 2015, Tahun Paling Kelam untuk Umat Kristen India

Tahun 2015, Tahun Paling Kelam untuk Umat Kristen India

daniel.tanamal Official Writer
3543
Sebuah organisasi Kristen di India mengeluarkan data mengenai diskriminasi dan penganiayaan di negara itu untuk tahun 2015. Datanya sungguh mencengangkan dan membuat tahun 2015 dapat disebut sebagai tahun paling kelam untuk umat Kristen di India sepanjang sejarah.

Catholic Secular Forum's (CSF) mendapatkan data dari India Christian Persecution, melaporkan terdapat 200 peristiwa yang berisi kebencian terhadap umat Kristen. Ada tujuh pendeta dari kalangan Protestan yang tewas. Sementara itu total jumlah korban kekerasan, termasuk diantaranya perempuan dan anak-anak mencapai 8000 orang. Sementara tak terhitung gereja yang rusak dan hancur.

Salah satu negara bagian bernama Madhya Pradesh, menjadi daerah dimana kekerasan terhadap umat Kristen sangat tinggi angkanya, diikuti Tamil Nadi di selatan Indina dan Jharkhand di timur. Kebanyakan umat Kristen yang mendapat penganiayaan adalah mereka yang dituduh melakukan ajakan atau paksaan agar warga Dalit dan Madhya Pradesh pindah keyakinan, sementara di wilayah tersebut aturan untuk pindah keyakinan sangatlah ketat. “Iman Kristen tidak pernah punya tujuan untuk memaksa orang untuk pindah keyakinan,” kata Kepala CSF Joseph Dias.

Data yang diberikan CSF ini secara keseluruh lebih tinggi dari yang dilaporkan oleh Open Doors World Watch, dimana mereka menempatkan India diperingkat kedua dari 17 negara-negara yang kemungkinan Kekristenan terancam punah. “Lebih dari 350 orang Kristen diserang secara fisik, Sembilan diantaranta tewas karena iman mereka, tiga perempuan dirudapaksa. Serangan ini berasal dari kelompok-kelompok ektrimis yang mengatasnamakan agama seperti Hindu, Sikh, Muslim, Buddha dan Maois,” sebut data dari Open Doors.


Sumber : ChristianToday | Daniel Tanamal

Ikuti Kami