Keprihatinan Warga Katolik Amerika Jelang Pemilu AS

Keprihatinan Warga Katolik Amerika Jelang Pemilu AS

Theresia Karo Karo Official Writer
3337

Jelang pemilihan umum di Amerika Serikat, warga Katolik Amerika sampaikan keprihatinan bersama. Satu dari lima warga AS adalah penganut agama Katolik dan pemilih Katolik, dan sama seperti warga Amerika lainnya yang secara politik terpecah.

Beberapa pemimpin gereja dan aktivis menggambarkan beberapa konsensus dan mempertanyakan strategi yang memecah belah mereka. Jonathan Reyes dari Konferensi Keuskupan Katolik Amerika mengatakan bahwa ajaran sosial yang juga menjadi tujuan warga Katolik adalah melawan diskriminasi dan aksi kekerasan, serta reformasi sistem peradilan kriminal.

Pada Pemilu kali ini, Reyes menjelaskan keprihatinan utama warga Katolik terkait kesucian kehidupan, termasuk pertentangan aborsi dan euthanasia. Ajaran Katolik menilai bahwa keduanya tergolong kejahatan murni yang setara dengan kloning dan penghancuran embrio. Sementara para Uskup mendesak pemerintah untuk mengakhiri hukuman mati, penyiksaan, dan perang yang tidak beralasan.

Menurut Reyes, meski tergolong isu-isu rumit namun prinsip yang melatarbelakanginya jelas. “Jika hal ini membantu martabat manusia, kami mendukungnya dan ingin meningkatkannya. Jika membahayakan martabat manusia, kami menentangnya,” jelas Reyes.

Warga Katolik Amerika sama seperti warga Amerika pada umumnya terdiri dari beragam pendapat. Sebagian warga menganggap aborsi dan perkawinan sesama jenis sebagai isu-isu utama, sementara yang lain berharap pada kebijakan untuk mengatasi kemiskinan, membantu kelompok kelas menengah, dan perkembangan dunia bisnis. Perpecahan ini juga terlihat dalam isu kepemilikan senjata api, layanan kesehatan, dan imigrasi.

Sementara itu, Pusat Penelitian Pew menemukan bahwa meski sebagian besar warga Katolik sepakat dengan pemimpin-pemimpin gereja mereka mengenai aborsi sebagai dosa, namun 6 dari 10 warga Katolik mendukung perkawinan sesama jenis.

Apakah artikel ini memberkati Anda? Jangan simpan untuk diri Anda sendiri. Ada banyak orang di luar sana yang belum mengenal Kasih yang Sejati. Mari berbagi dengan orang lain, agar lebih banyak orang yang akan diberkati oleh artikel-artikel di Jawaban.com seperti Anda. Caranya? Klik di sini.

Sumber : Kompas/Voaindonesia.com | Theresia Karo Karo
Halaman :
1

Ikuti Kami