Persembahkan Waktu Terbaik

Kata Alkitab / 5 January 2016

Kalangan Sendiri

Persembahkan Waktu Terbaik

Theresia Karo Karo Official Writer
8505

“Tuhan, pada waktu pagi Engkau mendengar seruanku, pada waktu pagi aku mengatur persembahan bagi-Mu, dan aku menunggu-nunggu” (Mazmur 5:4).

“Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia (Yesus) bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana” (Markus 1:35).

Alkitab mencatat banyak peristiwa menakjubkan yang terjadi pada waktu fajar. Mulai dari peristiwa runtuhnya Tembok Yerikho, bangsa Israel menyebrang di tengah Laut Merah, Israel yang bebas setelah dijajah selama 430 tahun, keluarga Lot selamat dari hujan api yang memusnahkan seluruh penduduk kota Sodom dan Gomora, Yakub yang mendapat nama baru yang digunakan sebagai bangsa Israel kini, Gideon mengalahkan 120.000 musuh dengan 300 prajurit, hingga Yesus yang selalu memulai hari-Nya dengan berdoa di saat fajar bahkan sampai hari Dia disalibkan.

Selain itu, masih banyak mukjizat lain yang dialami bangsa Israel dan orang percaya lainnya di waktu fajar. Salah satunya yang tertulis di perjanjian baru yakni, jemaat mula-mula yang menunggu datangnya Roh Kudus di hari Pentakosta saat fajar. 

Berbagai kejadian itu, menunjukkan bahwa Allah melakukan keajaiban yang tidak terbatas saat fajar. Mungkin kita beranggapan bahwa kemenangan di saat fajar ini adalah sebuah kebetulan, akan tetapi kenapa Alkitab sangat konsisten mencatat banyak mukjizat di rentang waktu fajar?

Tentu Allah ingin kita untuk mengerti kuasa tersembunyi di balik waktu fajar. Sebab saat-saat ini memiliki makna yang penting, waktu fajar merupakan jam pertama yang kita jalani setiap harinya.

Apabila ditelusuri lagi, Alkitab juga mencatat segala sesuatu yang pertama sebagai kepunyaan Allah, seperti anak pertama, persembahan pertama, tuaian pertama, hari pertama di bulan pertama, dan jam pertama. Allah sangat ingin kita bisa mengerti rahasia ini. Sebab saat kita mendedikasikan waktu fajar atau jam pertama ini bersama Dia dalam doa atau saat teduh, Allah akan memberkati kita untuk mengalami kemenangan demi kemenangan di sepanjang hari.

Prinsip ini hampir serupa dengan perpuluhan. Bila perpuluhan kita mempersembahkan sebagian dari penghasilan kita, sedang doa fajar merupakan persembahan waktu pertama atau terbaik kita. Dalam kitab kejadian tertulis waktu fajar yang dimaksud adalah pukul 5-6 pagi, saat gelap berlalu dan terang datang (Kejadian 1:5).

Kualitas pagi hari kita akan menentukan kualitas hidup di sepanjang hari tersebut. Seperti seorang prajurit yang akan masuk ke medan pertempuran, maka kualitas persiapan dirinya sangat menentukan kemenangan perang yang akan diraihnya. Siapkah kita untuk memberikan waktu terbaik kita untuk Allah setiap pagi?

Apakah artikel ini memberkati Anda? Jangan simpan untuk diri Anda sendiri. Ada banyak orang di luar sana yang belum mengenal Kasih yang Sejati.  Mari berbagi dengan orang lain, agar lebih banyak orang yang akan diberkati oleh artikel-artikel di Jawaban.com seperti Anda. Caranya? Klik di sini.

Sumber : Airhidup/Jawaban.com | Theresia Karo Karo
Halaman :
1

Ikuti Kami