Ketika Langit Terbuka

Ketika Langit Terbuka

Lori Official Writer
9565
Kejadian 28: 12

Maka bermimpilah ia, di bumi ada didirikan sebuah tangga yang ujungnya sampai di langit, dan tampaklah malaikat-malaikat Allah turun naik di tangga itu.



Ketika Yakub melarikan diri dari Esau, dia tiba di satu tempat dan beristirahat di sana. Yakub tidur beralaskan sebuah batu. Dia tidur sangat nyenyak dan bermimpi melihat langit terbuka. Di sana terdapat sebuah tangga yang ujungnya sampai ke langit dan malaikat Allah turun naik dari tangga itu (baca Kejadian 28: 16-17).

Langit terbuka dan tangga itu melambangkan pintu terbuka menuju ke rumah Tuhan. Begitu dekatnya rumah Tuhan membuat Yakub merasakan penyertaan Tuhan, hadirat Tuhan dalam hidupnya lewat mimpi; pengelihatan tentang langit terbuka dan pintu surga. Lalu apa maksud dari langit terbuka tersebut? Alkitab telah mencatat makna langit terbuka sebagai berkat-berkat yang tercurah seperti dijelaskan di bawah ini.

Tuhan mencurahkan perbendaharaan yang melimpah

Ulangan 28: 12 menuliskan bahwa Tuhan akan membuka perbendaharaan yang melimpah kepada umat-Nya. Perbedaharaan itu disebutkan berupa berkat turunnya hujan yang mengailir tanah, berkat atas pekerjaan dan kekayaan. Mereka yang diberkati dengan perbendaaraan ini tidak akan kekurangan, dan bahkan akan dipakai Tuhan sebagai saluran berkat bagi orang lain. Langit terbuka yang dimaksudkan Tuhan di sini adalah berkat yang tak hanya sekadarnya tetapi berlimpah.

Berkat demikian akan dialami setiap orang yang dikenal Tuhan. Pintu surga tidak akan terbuka bagi mereka yang masih memandang bahwa surga masih tertutup. Sama seperti pintu rumah yang mungkin hanya terbuka ketika tamu yang kita kenal datang berkunjung. Sementara pintu akan kita tutup ketika melihat orang yang tidak kita kenal mencoba untuk masuk.

Pintu surga tak selamanya terbuka


Untuk mengalami langit terbuka, Tuhan ingin kita terus bergumul dalam kehendak-Nya, menuruti perintah-perintah Tuhan dan selalu berusaha menyenangkan hati-Nya. Jangan sekali-kali menyimpang dari jalan Tuhan dan bergulat dalam dosa yang akan membangkitkan murka Tuhan. Sebab saat Tuhan murka, ia akan segera menutup langit terbuka. “Jika demikian, maka akan bangkitlah murka Tuhan terhadap kamu dan Ia akan menutup langit, sehingga tidak ada hujan dan tanah tidak mengeluarkan hasil.. (Ulangan 11: 17)”.

Pintu gerbang surga tidak selamanya terbuka. Untuk itu, kita perlu bergumul melakukan kehendak Tuhan agar Ia mau mencurahkan berkat-berkatNya melalui langit terbuka. Mintalah agar Tuhan tetap membuka pintu gerbang surga dan mencurahkan berkat-Nya bagi kita untuk mengerjakan pekerjaan Tuhan dengan baik di dunia.

Apakah artikel ini memberkati Anda? Jangan simpan untuk diri Anda sendiri. Ada banyak orang di luar sana yang belum mengenal Kasih yang Sejati. Mari berbagi dengan orang lain, agar lebih banyak orang yang akan diberkati oleh artikel-artikel di Jawaban.com seperti Anda. Caranya? Klik di sini.
Sumber : Airhidup.com/jawaban.com/ls

Ikuti Kami