Chef: Kegagalan Bukan Akhir, Melainkan Awal Petualangan

Film Review / 3 December 2015

Kalangan Sendiri

Chef: Kegagalan Bukan Akhir, Melainkan Awal Petualangan

Theresia Karo Karo Official Writer
4812

Carl Casper (Jon Favreau) adalah kepala juru masak handal di salah satu restoran ternama Los Angeles milik Riva (Dustin Hoffman). Meski Carl ahli dalam mengolah beragam sajian dan berani mencoba banyak hal baru, idenya selalu ditolak oleh Riva. Perbedaan pandangan ini kerap berujung konflik. 

Meski Carl adalah koki hebat, dia juga terkesan sombong. Carl lupa bahwa dia hanyalah seorang koki, sedangkan yang berhak menentukan menu makanan adalah Riva. Puncaknya, konflik dengan seorang kritikus makanan Ramsey Miche (Oliver Platt) yang menghina habis-habisan masakan Carl menjadi akhir dari karirnya di restoran tersebut. Selain itu, kata-kata kasar Clark di twitt war dan rekaman video yang viral semakin memperburuk situasinya.

Berusaha bangun dari titik terbawahnya, Clark belajar bahwa menjadi koki terhebat bukanlah segalanya. Dia menemukan bahwa passion yang sejalan dengan kehidupannya adalah hal utama. 

Selain itu, sifat egois dan obesesinya menjadi yang terbaik juga membuatnya semakin jauh dari putranya, Percy (Emjay Anthony). Menjadi pengangguran, Carl diminta mantan istrinya, Inez (Sofia Vergara) Carl diminta untuk menjaga putra mereka selama beberapa minggu. Berangkat dari sini, relasi ayah dan anak mulai bekerja. 

Kembali ke realisasi passion Carl. Dibantu Inez, Marvin (Robert Doney Jr), dan Martin (John Leguizamo), Carl mulai membangun semuanya dari bawah dengan modal sebuah truk makanan bekas. Petualangan bersama food truck ini memberi mereka pengalaman luar biasa. 

Film ‘Chef’ bukan hanya berhasil menghadirkan sebuah drama kuliner dengan menu-menu lezat seperti roti panggang keju spesial untuk sarapan putranya, pasta sederhana untuk waitress cantik yang menghadirkan Scarlett Johansson sebagai cameo, hingga lava cake coklat mewah yang diolok-olok Sang kritikus

Favreau yang juga merangkap sebagai sutradara, produser, hingga penulis naskah sukses menambahkan banyak ‘bumbu’ untuk membuat film ini semakin memesona penontonnya. Meski bukan tontonan ‘berat’, perjalanan karakter Carl ‘from hero to zero to hero again’ ini diatur tetap sederhana dengan tidak melewatkan kedekatan yang hangat. Selain itu, ‘Chef’ juga memasukkan elemen modern dengan menghadirkan ‘the power of social media’ yakni Twitter dan Youtube yang terhubung baik dengan narasi. 

Genre food film mungkin memang tidak seperti genre action, drama, horror, atau thriller dengan banyak pilihan. Namun ‘Chef’ berhasil membuktikan bahwa dengan takaran yang pas, genre ini bisa memberi hiburan yang lebih dari sekedar memanjakan mata dengan hidangan lezatnya. 

Terdapat tiga hal penting yang tidak boleh dilewatkan dari film ‘Chef’. Pertama, kegagalan bukan akhir, melainkan awal kesuksesan. Selama kita mau keluar dari keterpurukan dan mengejar passion, maka tidak ada yang mustahil. 

Selanjutnya, belajar hal-hal baru akan menjadi nilai tambah. Dalam hal ini, Clark yang awalnya buta dengan media sosial bersedia belajar dari anaknya. Tidak ketinggalan, hubungan yang dipulihkan dengan orang terkasih, ampuh menjadi dorongan terkuat untuk bangkit dari keterpurukan. 

CHEF (2014)

Genre : Food film 

Sutradara : Jon Favreau

Produser : Jon Favreau, Karen Gilchrist, Sergei Bespalov

Penulis : Jon Favreau

Pemain : Jon Favreau, Sofía Vergara, John Leguizamo, Scarlett Johansson, Oliver Platt, Bobby Cannavale, Dustin Hoffman, Robert Downey, Jr.,Emjay Anthony

Produksi : Fairview Entertainment, Aldamisa Entertainment

Rilis : 9 Mei 2014 

Durasi : 114 minutes

Apakah artikel ini memberkati Anda? Jangan simpan untuk diri Anda sendiri. Ada banyak orang di luar sana yang belum mengenal Kasih yang Sejati. Mari berbagi dengan orang lain, agar lebih banyak orang yang akan diberkati oleh artikel-artikel di Jawaban.com seperti Anda. Caranya? Klik disini.

Sumber : Berbagai sumber by tk
Halaman :
1

Ikuti Kami