Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

vjay

Official Writer
8231


Setelah menjalani proses persidangan selama kurang lebih tiga tahun, pendiri gereja City Harvest Church Singapura, Kong Hee akhirnya dinyatakan bersalah dan divonis hukuman delapan tahun penjara pada Jumat, 20 November 2015 lalu. Sedangkan 5 pemimpin lainnya yang terlibat dalam skandal penyalahgunaan uang gereja sebesar 50 juta dolar tersebut divonis antara 21 bulan hingga 6 tahun.

Setelah satu minggu berpikir dan berdiskusi dengan pengacaranya, Pastor Kong Hee pada Jumat, 27 November 2015 lalu menyatakan melalui Fanspage Facebook-nya bahwa dirinya akan melakukan banding atas keputusan tersebut.

“Setelah putusan pada Jumat lalu, saya selama satu minggu mempertimbangkan dengan hati-hati putusan tersebut dan juga telah mempelajari dasar dari vonis pengadilan bersama dengan pengacara saya. Meskipun saya menghormati putusan pengadilan, ada hal yang tampaknya keliru dan memungkinkan banding. Karena itu saya akan mempersiapkan untuk mengajukan banding terhadap pernyataan bersalah dan hukuman saya,” demikian tulis Kong Hee dalam laman Facebooknya.

Melalui postingan di laman Facebooknya tersebut , Kong Hee meminta dukungan doa dari jemaat dan juga para pendukungnya untuk proses banding yang akan dilakukannya.

“Saya sungguh-sungguh membutukan dukungan doa Anda selama proses ini memberikan hasil yang baik. Jalan di depan masih panjang dan sulit, tetapi kasih karunia Tuhan cukup bagi saya. Saya sangat mengasihi dan menghargai Anda. Terima kasih telah mengasihi saya dan keluarga saya.”

Pastor Kong Hee dan lima pemimpin gereja lainnya dinyatakan pengadilan bersalah karena telah menyalahgunakan uang gereja untuk mendukung secara finansial karir menyanyi istri Kong Hee, Pastor Sun Ho dengan mengalirkan dana kepada perusahaan managemen Xtron. Saat itu Pastor Sun Ho merencanakan merilis album di Amerika Serikat dengan dukungan dana sebesar 24 juta dolar dari kas gereja. Kemudian aliran dana kedua sebesar 26 juta dolar yang menurut jaksa penuntut digunakan untuk menutupi kegiatan manipulasi keuangan tersebut.

Dalam Alkitab Yesus sendiri memperingatkan untuk setia dalam menangani “Mamon” atau kekayaan. Dia berkata, “barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar.” (Lukas 16:10). Dalam perkara Pastor Kong Hee ini umat Kristen bisa belajar betapa pentingnya mengelola keuangan dengan benar, baik uang pribadi maupun institusi. Karena kehidupan orang percaya diperhatikan oleh banyak orang,sehingga  kelemahan atau celah kecilpun bisa digunakan untuk menjatuhkan orang tersebut. Karenanya Rasul Paulus mengingatkan dalam Titus 2:1-6 agar orang percaya hidupnya tidak bercela sehingga lawan tidak bisa menyebarkan hal-hal yang buruk tentang dirinya.

Sumber : Facebook | Charismanews.com |Christianpost.com | Puji Astuti

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Melinda 23 October 2018 - 16:31:33

Doa kesembuhan

0 Answer

Sisca 23 October 2018 - 02:10:19

Utang usaha

0 Answer

Novi Aulia 22 October 2018 - 20:14:04

Tentang arti dan makna Seluruh kekayaan alam dan s.. more..

0 Answer


Bella chandra 30 September 2018 - 11:51:26
Tuhan Yesus dengan kerendahan hati aku memohon unt... more..

brenda lenny wijayanti 27 September 2018 - 17:10:47
Semoga Tuhan Yesus membuka jalanku untukku ke Erop... more..

Andry Randa 25 September 2018 - 16:39:37
Tuhan Yesus, saat ini saya dan keluarga sedang men... more..

Christian 31 August 2018 - 05:12:12
Syalom dan terimakasih di kesempatan ini. Saat ini... more..

Banner Mitra Week  3


7278

Konselor