Lily Kartini, Dibuang Orangtuanya Sejak Kecil

Lily Kartini, Dibuang Orangtuanya Sejak Kecil

daniel.tanamal Official Writer
12529

Masa kecil Lily Kartini penuh dengan kesedihan yang dalam. Orangtua kandungnya tega menitipkan Lily kepada seorang kenalan hanya karena Lily sering sakit-sakitan. Meski disayang oleh orangtua angkatnya, Lily sering mendapat ejekan dari saudara-saudara angkatnya.

Ketika Lily dikembalikan kepada orangtua kandungnya, kisah sedihnya berlanjut. Berbagai pekerjaan berat kerap diterima. Tak jarang, sang ibu sering mengomeli dirinya. Bertahun-tahun Lily hidup tanpa kasih sayang dari orangtuanya. Untuk mengambil hati orangtuanya, Lily berusaha keras untuk membantu dan memberikan yang terbaik yang dirinya dapat berikan. Namun sikap kasar dari orangtuanya tidak juga berakhir.

Suatu ketika Lily meninggalkan rumahnya setelah permintaannya untuk menikah dengan lelaki idaman tidak ditanggapi oleh ibunya. Lily pun tinggal serumah dengan lelaki itu. Namun pertengkaran bahkan kekerasan dalam rumah tangga dialami oleh Lily. Ketika sang suami ketahuan berselingkuh, konflik pun pecah, sehingga mereka berpisah.

Sakit hati terhadap masalah ini Lily pun pergi untuk belajar ilmu kebatinan pada seorang dukun. Namun segala macam usahanya untuk mendapatkan ilmu tersebut gagal total. Hingga Lily pun menyerah terhadap semua keadaan ini dan datang kepada Tuhan.

Dirinya mengikuti sebuah ibadah yang mengubah hidupnya selamanya. Lily bertobat dan mendapat penguatan dari Tuhan setelah dirinya mengalami sebuah mimpi. “Ketemu Tuhan, muka oval dan silau lebih dari matahari. Dari situ saya mulai dekat sama Tuhan. Jadi saya ada pengendalian diri dan bisa merenung. Saya menyesal mengingat semua yang terjadi dulu, itu semua sia-sia saja.”

Hidup Lily pun diubahkan secara luar biasa. Dirinya menikah dengan seorang lelaki yang begitu penyabar dan mengasihinya. Bahkan hubungan dengan orangtuanya kini dipulihkan. “Semua ini karena Tuhan. Tuhan yang memulihkan. Tuhan yang memperbaiki semua. Tuhan Yesus itu luar biasa.”


Apakah artikel ini memberkati Anda? Jangan simpan untuk diri Anda sendiri. Ada banyak orang di luar sana yang belum mengenal Kasih yang Sejati. Mari berbagi dengan orang lain, agar lebih banyak orang yang akan diberkati oleh artikel-artikel di Jawaban.com seperti Anda. Caranya? Klik di sini.

Sumber : Lily Kartini

Ikuti Kami