Waspada! 3 Jenis Daging Olahan Ini Sebabkan Kanker

Waspada! 3 Jenis Daging Olahan Ini Sebabkan Kanker

Lori Official Writer
2479

Tahukah Anda, baru-baru ini para peneliti menemukan bahwa daging olahan seperti bacon, sosis dan hotdog ternyata menyebabkan kanker loh! Badan Internasional bagian Penelitian Kanker (IARC) yang merupakan bagian dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyampaikan hal ini setelah menemukan hubungan antara konsumsi daging olahan dengan risiko kanker kolorektal atau usus besar.

Melalui penelitian ini, sebanyak 22 pakar internasional menyimpulkan bahwa daging olahan dikategorikan sebagai karsinogen mematikan, yang setara dengan tembakau, asbes dan diesel asap. IARC memperkirakan tiap 50 gram daging olahan yang dikonsumsi setiap hari memiliki dampak risiko kanker usus mencapai 18 persen. 50 daging olahan setara dengan 1 hotdog atau 2 potong bacon.

Dr. Kurt Straif dari IARC mengatakan bahwa risiko kanker akibat konsumsi daging olahan sangat dipengaruhi besar kecilnya jumlah daging yang dikonsumsi. Semakin tinggi tingkat konsumsi daging, semakin tinggi pula risiko kanker usus. Daging olahan ini pula yang diperkirakan sebagai penyebab tingginya kematian setiap tahun di seluruh dunia.

Para peneliti menyebutkan, risiko ini disebabkan karena daging olahan biasanya melewati proses pengasapan, pembekuan, pengasinan dan juga penambahan bahan kimia yang berbahaya bagi kesehatan. Sehingga akan lebih baik jika tidak mengkonsumsi daging olahan untuk menurunkan risiko penyakit kanker kolorektat, seperti jenis bacon, sosis dan hotdog.

Meskipun daging merah juga menyumbang risiko penyebab kanker bagi manusia, tetapi IARC menemukan bahwa risiko itu jauh lebih kecil dibanding dengan daging olahan. Seperti ditemukan bahwa konsumsi 100 gram daging merah per hari dapat meningkatkan risiko kanker usus sebanyak 17 persen, sementara konsumsi daging olahan sebanyak 50 gram per hari menimbulkan risiko yang lebih tinggi mencapai 18 persen. Namun fakta tersebut tidak mengesampingkan bahwa daging merah tetap memiliki kandungan vitamin, zat besi dan seng yang tinggi. Hal yang perlu diperhatikan untuk mencegah risiko kanker adalah menyesuaikan jumlah konsumsi daging merah. IARC menganjurkan agar konsumsi daging merah tidak lebih dari 10 ons per minggu.


Apakah artikel ini memberkati Anda? Jangan simpan untuk diri Anda sendiri. Ada banyak orang di luar sana yang belum mengenal Kasih yang Sejati. Mari berbagi dengan orang lain, agar lebih banyak orang yang akan diberkati oleh artikel-artikel di Jawaban.com seperti Anda. Caranya? Klik di sini.
Sumber : Berbagai Sumber/jawaban.com/ls

Ikuti Kami