ISIS Ancam Bunuh 180 Sanderaan Kristen Asyur

ISIS Ancam Bunuh 180 Sanderaan Kristen Asyur

Lori Official Writer
3531

Kelompok teroris ISIS melayangkan ancaman akan membunuh sebanyak 180 umat Kristen Asyur jika menolak memberikan uang tebusan. Ancaman itu lalui telah ditangguhkan setelah melakukan kesepakatan bersama Direktur Hak Asasi Manusia untuk Asyur, Osama Edward dan kepala Gereja Timur di Suriah.

“ISIS mengancam akan mengeksekusi 180 sandera jika kami tidak membayar uang tebusan,” ucap Edward, seperti dilansir Christiantoday.com, Selasa (12/10).

Seperti diberitakan media Christian Today, ISIS awalnya menuntut tebusan sebesar 23 juta dolar. Lantaran tidak mampu membayar jumlah tersebut, mereka kemudian bersepakat membayar sekitar 12-14 juta dolar. Ancaman itu diikuti dengan kiriman video eksekusi terhadap tiga orang sandera pada pekan lalu. Ketiga sandera itu terdiri dari warga yang berasal dari Tal Jazirah dan Tal Shamiram. Dalam video ancaman itu, mereka ditembak mati sebelum meminta uang tebusan untuk kebebasan sandera lainnya.

Kelompok perlindungan untuk agama minoritas (ADFA) mengutuk tindakan tersebut dan menyerukan bantuan Internasional. “Kami mengutuk tindakan barbar baru-baru ini. Mereka tidak berdaya. Mereka masih anak-anak. Mereka adalah wanita. Mereka adalah seorang ayah dan kakak,” sebut kelompok ADFA.

Untuk menghentikan tindakan tak manusiawi ISIS tersebut, ADFA mengajak komunitas Internasional untuk turun tangan, bertindak menyelamatkan para sandera.

Seperti diketahui, ISIS telah menculik lebih dari 200 orang Asyur yang berasal dari 35 desa di sepanjang Sungai Khabur, Suriah Utara pada bulan Februari 2015 lalu.  Meski belum teridentifikasi secara lengkap, namun data yang dirilis pada bulan Agustus 2015 tercatat diantaranya terdiri dari sebanyak 22 pria dan wanita lanjut usia.


Apakah artikel ini memberkati Anda? Jangan simpan untuk diri Anda sendiri. Ada banyak orang di luar sana yang belum mengenal Kasih yang Sejati. Mari berbagi dengan orang lain, agar lebih banyak orang yang akan diberkati oleh artikel-artikel di Jawaban.com seperti Anda. Caranya? Klik DI SINI.

Sumber : Christiantoday.com/jawaban.com/ls

Ikuti Kami