Meski Diprotes, PDIP 'Jamin' Revisi UU KPK Berlanjut

Meski Diprotes, PDIP 'Jamin' Revisi UU KPK Berlanjut

Theresia Karo Karo Official Writer
3173

‘Langkah yang dilakukan KPK tentu tidak disukai oleh para koruptor dan para pendukungnya. Mereka terus melakukan berbagai cara untuk membunuh KPK atau setidaknya melemahkan KPK. Kini KPK kembali terancam dilemahkan lewat Revisi Undang-Undang KPK (RUU KPK) yang akan dibahas di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR),’ tulis petisi penolakan revisi UU KPK.

Petisi oleh netizen bernama Suryo Bagus digagas melalui situs Change.org. Mengetahui hal ini, Anggota Fraksi PDI Perjuangan Masinton Pasaribu menegaskan bahwa pihaknya akan tetap melanjutkan usulan revisi UU KPK.

“Mau sampai kapan pun, isu revisi UU KPK ini akan menjadi isu sensitif dan kontroversi. Tapi yang terpenting, bagaimana kita membicarakan konsepsi yang lebih besar yaitu pemberantasan korupsi,” ungkapnya di Kompleks Parlemen, Jumat (9/10).

Selain itu, Masinton juga berharap agar pihak-pihak yang selama ini menentang revisi UU KPK tidak hanya berbicara tentang pelemahan, namun turut memberikan masukan. “Jadi yang menolak itu, harus ada konsepsi pembahasan ini dalam desain pemberantasan korupsi,” tuturnya.

Menurut petisi ‘Jangan Bunuh KPK, Hentikan Revisi UU KPK’ tersebut, terdapat sejumlah pasal yang menuai kontroversi pada draf revisi UU KPK yang diajukan oleh beberapa fraksi di DPR. Mulai dari, pembatasan umur KPK hanya sampai 12 tahun setelah draf resmi diundangkan, ruang gerak KPK yang dipersempit, hingga kepanjangan KPK yang diubah menjadi Komisi Pencegahan Korupsi bukan lagi Komisi Pemberantasan Korupsi.

Pantauan Jawaban.com, hingga pukul 17.00 WIB, Jumat (9/10), sudah ada 33.142 yang menandatangani dan mendukung petisi ini. Melalui petisi ini, netizen juga menyurati Presiden Joko Widodo dan pimpinan DPR untuk menolak revisi UU KPK dan mencabut revisi tersebut dari Program Legislasi Nasional.

Apakah artikel ini memberkati Anda? Jangan simpan untuk diri Anda sendiri. Ada banyak orang di luar sana yang belum mengenal Kasih yang Sejati. Mari berbagi dengan orang lain, agar lebih banyak orang yang akan diberkati oleh artikel-artikel di Jawaban.com seperti Anda. Caranya? Klik disini.

Sumber : Change/Kompas.com by tk

Ikuti Kami