Arkeolog Klaim Temukan Reruntuhan Kota Sodom dan Gomora

Arkeolog Klaim Temukan Reruntuhan Kota Sodom dan Gomora

Lori Official Writer
7418

Seorang arkeolog dari Trinity Southwest University di New Mexico, Dr Steven Collins mengklaim telah menemukan reruntuhan kota Sodom dan Gomora, kota bersejarah yang dihancurkan Tuhan karena dosa penduduknya, seperti tertulis dalam [kitab]Kejad19[/kitab]. Collins dan timnya mengumumkan keberhasilan ini setelah 10 tahun melakukan penggalian dan penelitian.

Seperti dilansir dari Christiantoday com, Collins memulai penelitian ini dengan menganalisis teks Alkitab terlebih dahulu mengenai lokasi Sodom. Ia lalu meyakini bahwa lokasi tersebut berada di wilayah selatan Lembah Yordan. Penggalian mulai dilakukan sejak 2005 dan menyimpulkan satu situs tertentu yang sesuai dengan teks Alkitab, yaitu situs bernama Tall el-Hammam, yang terletak di selatan Lembah Yordan sekitar 14.4 km timur laut dari Laut Mati.

Tim arkeologi menggali sebuah tambang emas dari struktur monumental kuno dan artefak sebagai kota besar di zaman perunggu yang mendominasi wilayah Yordania bagian selatan Lembah Yordan, bahkan selama masa ketika banyak kota besar lainnya di ‘Tanah Suci’ ditinggalkan atau bahkan mengalami penurunan serius,” kata Collins.

Ia mengaku sedikit sekali informasi yang diketahui tentang Zaman Perunggu di wilayah Ghor Tengah sebelum memulai penggalian. Bahkan kebanyakan peta arkeologi benar-benar minim informasi tentang wilayah ini. Namun penelitian ini membuahkan hasil setelah membandingkan reruntuhan yang baru ditemukan tersebut dengan sisa-sisa yang ditinggalkan kota Sodom dan Gomora.

“Tall el-Hammam tampaknya cocok dengan setiap kriteria Sodom menurut teks. Atas dasar teks-teks Sodom, reruntuhan Sodom adalah bagian terbesar dari Kikkar (Cakram Yordan atau daratan subur dalam teks Alkitab) kota di timur Sungai Yordan. Saya menyimpulkan bahwa jika seseorang ingin menemukan Sodom, maka salah satu harus mencari kota terbesar di Kikkar timur yang ada selama Zaman Perunggu Tengah, masa Abraham dan Lot,” terangnya.

“Ketika kami menjelajahi daerah itu, pilihan Tall el-Hammam sebagai situs Sodom hampir pasti. Sebab, daerah itu setidaknya lima sampai sepuluh kali lebih besar dari semua situs Zaman Perunggu lainnya di seluruh wilayah, bahkan di luar Kikar Yordan,” lanjut Collins.

Seperti dituliskan dalam Alkitab, Sodom dan Gomora adalah kerajaan yang terletak di dataran Sungai Yordan di sebelah selatan Kanaan. Dataran ini bahkan disebut-sebut seperti kondisi Taman Eden yang hijau, penuh air dan cocok untuk peternakan.

Namun dua kota ini kemudian dimusnahkan Allah, seperti disebutkan dalam Kitab Kejadian dan Ibrani karena dosa-dosa penduduknya. Kota ini dibinasakan oleh hujan belerang dan   api yang jatuh dari langit.  


Apakah artikel ini memberkati Anda? Jangan simpan untuk diri Anda sendiri. Ada banyak orang di luar sana yang belum mengenal Kasih yang Sejati. Mari berbagi dengan orang lain, agar lebih banyak orang yang akan diberkati oleh artikel-artikel di Jawaban.com seperti Anda. Caranya? Klik DI SINI.

Sumber : Christiantoday.com/jawaban.com/ls

Ikuti Kami