Gift of Light, Album Himne Barry Likumahuwa yang Tak Biasa

Music Review / 25 September 2015

Kalangan Sendiri

Gift of Light, Album Himne Barry Likumahuwa yang Tak Biasa

Lori Official Writer
7803

Setelah terakhir kalinya merilis album bertema Natal pada tahun 2012 silam, putra dari musisi jazz terkenal Benny Likumahuwa ini kembali meluncurkan album rohani terbarunya berjudul Gift of Light yang terdiri dari himne Kidung Jemaat yang diaransemen menjadi lagu-lagu berbalutkan musik jazz, blues dan gospel yang lembut.

Gift of Light terdiri dari 14 lagu Kidung Jemaat yang sangat lazim dinyanyikan di gereja. Uniknya, hampir keseluruhan lagu adalah lagu pilihan yang bersentuhan secara pribadi dengan Barry. “Buat gue, lagu-lagu yang gue pilih adalah lagu yang buat gue nangis waktu di gereja. Lagu-lagu yang menggugah hati gue secara pribadi, gue selalu senang dengnger lagu-lagu ini,” ucap Barry.

Lagu ‘Ya Tuhan Tiap Jam’ menjadi salah satu lagu pilihan yang dijadikan sebagai single perkenalan album ini. Saat pertama kali mendengarnya, Anda akan merasakan perbedaan besar dari lagu aslinya. Lagu ini dipoles dengan iringan musik jazz yang lembut. Lantunan suara penyanyi dari The 4 Latuherus yang terdengar seperti acapela terasa syahdu dan mengubah lagu kidung yang satu menjadi lagu yang lebih fresh, baru dan berwarna.

Akan terdengar pula suara lembut penyanyi muda Monita Tahalea lewat lantunan lagu ‘Yesus Segala-Galanya’ yang diiringi petikan gitar akustik dari Gerald Situmorang. Tak kalah menariknya, pengaruh Barry di dunia musik akhirnya berhasil menarik minat para musisi sekuler Kristen lain untuk ikut ambil bagian dalam proyek album rohani baru ini. Sebut saja, Yehuda Manusama, Nyong Webz Saint Loco, Dimas Pradipta, Ray Monte dan tentunya Benny Likumahuwa. Hal ini dilakukan sebagai gerakan untuk memberi beban dan kerinduan kepada para musisi sekuler Kristen untuk mempersembahkan karya cipta terbaik untuk Tuhan. Dengan cara ini, Barry ingin membuktikan bahwa para penyanyi sekuler juga bisa mempersembahkan lagu terbaik untuk Tuhan. “Ada kerinduan untuk mengajak semua musisi rohani, musisi Kristen yang bergerak dibidang sekuler. Kita pengen berikan yang terbaik aja untuk Tuhan”.

Selain itu, Barry juga ingin mengubah pandangan dari anak muda dan jemaat gereja bahwa Kidung Jemaat itu sudah tidak relevan dengan kebutuhan saat ini. “Semoga melalui album ini, anak muda nggak akan beranggapan lagi bahwa Kidung Jemaat itu basi. Dan kita memberikan sisi pandang yang lain dari lagu itu, bahwa bisa loh lagu itu dibuat seperti ini. Mudah-mudahan mereka (pendengar) juga terberkati. Kalau mereka menghadapi masalah, mau badai topan kayak gimanapun ada Tuhan,” terangnya.

Daftar lagu dalam album Gift of Light selengkapnya:

1. Intro

2. Di Badai Topan Dunia

3. Berkumandang Suara Dari Seberang

4. Ku Berbahagia

5. Tenanglah Kini Hatiku

6. Yesus Segala-Galanya

7. Ku Daki Jalan Mulia

8. Batu Karang

9. Di Setiap Janjiku

10. Ya Tuhan Tiap Jam

11. Allah Bagi Kita

12. Bass Medley

13. I Surrender All

14. More Than Enough (Sembah Dia)

15. Aku Gereja Kau Gereja


Apakah artikel ini memberkati Anda? Jangan simpan untuk diri Anda sendiri. Ada banyak orang di luar sana yang belum mengenal Kasih yang Sejati. Mari berbagi dengan orang lain, agar lebih banyak orang yang akan diberkati oleh artikel-artikel di Jawaban.com seperti Anda. Caranya? Klik di sini
Sumber : Youtube.com/jawaban.com/ls
Halaman :
1

Ikuti Kami