Aturan Berteman Dengan Lawan Jenis Setelah Nikah

Aturan Berteman Dengan Lawan Jenis Setelah Nikah

Lori Official Writer
15884

Menikah memang bukan halangan untuk tidak bisa menjalin hubungan dengan banyak orang terutama dengan lawan jenis. Toh banyak bukan wanita/pria yang tidak lagi lajang tetapi saja masih menjalin hubungan baik dengan teman-teman wanita/pria-nya yang masih lajang. Namun bukan berarti kebebasan ini tidak punya batasan loh. Karena faktanya, justru banyak dari mereka yang sudah menikah malah merasa tertarik satu sama lain, hingga akhirnya memutuskan untuk selingkuh.

Ya, hal inilah yang ditakutkan mereka yang menikah dan masih intens berhubungan dengan teman-teman lawan jenisnya yang bahkan sudah dikenal jauh sebelum bertemu dengan pasangan atau pun bisa juga dengan rekan kerja terdekat.

Anda tidak akan bisa menghalangi cinta tumbuh di antara dua pribadi apabila tidak dikendalikan oleh diri Anda sendiri. Untuk itu sebelum tetap jalan dengan teman lama atau sahabat masa kecil Anda setelah Anda menikah, Anda baiknya memahami aturan yang patut Anda pegang, seperti:

Mendapat izin dari pasangan

Anda mungkin punya teman lama yang masih lajang dan dekat sekali dengan Anda sudah sejak lama. Dari itu, jangan sembunyikan hubungan pertemanan ini dari pasangan, tetapi mintalah pendapat tentang apa yang dia ingin Anda lakukan. Misalnya, saat teman mengajak Anda makan malam, ajaklah suami/istri Anda untuk turut serta. Jangan pernah biarkan momen berduaan terlalu lama dengan dia, karena dengan obrolan yang nyaman dan kebiasaan yang sama bisa saja menumbuhkan cinta di antara Anda. Hal itu akan membuat Anda lupa dengan komitmen dengan suami/istri Anda di rumah.

Seimbang

Memelihara pertemanan dengan lawan jenis setelah menikah memang akan berat. Statusnya yang masih single dan Anda yang masih baru naik kepelaminan akan membuat kalian mudah melakukan apapun yang kalian suka. Tetapi ingatlah, ketika Anda sudah mengenakan cincin di tangan Anda, itu artinya masa lajang Anda tak lagi sama dengan setelah menikah. Jadi, ada kalanya Anda menimbang ajakan hang out bersama dengannya   atau bersama dengan pasangan dan keluarga.

Prioritas

Anda mungkin adalah ibu rumah tangga yang sembari bekerja atau ayah yang bekerja dan bisa berhubungan kapan saja dengan teman lawan jenis Anda di kantor. Tetapi bukan berarti Anda merasa bahwa diri Anda bebas ketika berada di luar rumah. Misalnya, dia mengajak Anda makan malam setelah pulang kerja sembari meminta nasihat Anda tentang beberapa hal yang dia sedang alami, dan Anda setuju dengan ajakan tersebut. Padahal di sisi lain, sebagai wanita/pria yang sudah menikah waktu pulang kerja seharusnya adalah waktu Anda untuk berkumpul dengan keluarga dan pasangan bukan? Untuk itu, tetaplah cermat dan prioritas dengan status dan kewajiban Anda setelah menikah.

Ada batasan

Pertemanan bisa tetap berlanjut asal tetap berada di dalam batasan. Akan lebih baik jika suami/istri juga turut mengenal dia. Untuk menghindari bumerang atau gosip yang tidak sedap dari orang lain yang dia dengar tentang Anda. Risiko cemburu, tidak dianggap dan merasa dinomorduakan bisa menjadi pemicu keretakan rumah tangga. Komunikasikan pula hal itu dengan teman lawan jenis Anda, bahwa Anda sudah menikah sehingga hubungan itu hanya sebatas berteman saja.

Mengurangi intensitas pertemuan dengan teman juga bisa menghindari diri dari jebakan akan perselingkuhan. Seperti disebutkan di atas bahwa Anda tidak akan bisa menghalangi ketika cinta itu sudah tumbuh karena setiap orang punya hak untuk mencintai. Untuk itu, tetaplah menjaga komitmen dengan pasangan dan buat batasan pertemanan dengan lawan jenis Anda.

Sumber : Okezone.com/jawaban.com/ls

Ikuti Kami