Berburu Untung Lewat Jasa Pembuatan Custom Case Ponsel

Berburu Untung Lewat Jasa Pembuatan Custom Case Ponsel

Theresia Karo Karo Official Writer
5158

Masyarakat dengan mobilitas tinggi identik dengan smartphone. Masa kini, kehadiran smartphone disebut berperan aktif dalam mendukung berbagai aktifitas kita. Tidak ingin kehilangan momen, para pebisnis menggunakannya sebagai peluang usaha custom case.

Selain bisa melindungi ponsel dari goresan dan benturan ringan, para pengguna smartphone juga menjadikan casing sebagai pelengkap fesyen. Di mana mereka bisa memilih sendiri desain, bentuk, bahan, warna, hingga gambar unik untuk mendukung penampilan smartphone miliknya.

Perkembangnya teknologi dan peluncuran tipe terbaru smartphone, disebut berbanding lurus dengan perkembangan peluang usaha custom case. Omzet pebisnis dari tren ini bahkan mencapai nominal yang cukup menggiurkan, yakni Rp100 juta per bulannya.

Salah satu pelaku bisnis Indonesia yang mengikuti tren bisnis ini adalah David Lionardy. Usaha yang dimulai sejak tahun 2012 ini dijalankannya melalui website customcasing.co.id. Dalam menjalankan usahanya, David memberikan kebebasan bagi konsumen untuk memilih desain unik sesuai selera. Dengan meng-upload desain gambar atau foto pribadi milik mereka, dia bisa langsung mencetak casing dengan alat dan printer khusus.

Dibantu dua orang karyawannya yang mengurusi editing dan packing, David menargetkan proses pengerjaan casing selesai dalam 4 atau 5 hari. Dalam sehari, dirinya bisa mengerjakan pesanan pelanggan hingga 30 casing. Aktif memasarkan secara online, David mendapat pelanggan dari berbagai penjuru wilayah Indonesia.

Meskipun begitu, David mengakui kalau custom case buatannya tidak menyediakan semua tipe smartphone. Terbatas untuk jenis tertentu, yang termasuk high end class. Untuk harga, dia mematok harga antara Rp 120.000-Rp 160.000 per unit, tergantung jenis ponsel konsumen. Sehingga dalam sebulan dia bisa meraup omzet hingga Rp 100 juta.

Selain itu, ada juga pebisnis muda lainnya yang terjun dalam usaha custom case. Berawal dari hobi, Michelle Ayesa yang masih berstatus mahasiswi di Universitas Multimedia Nusantara ini menangkap peluang usaha dari pembuatan casing ponsel.

Hasil desain yang banyak diminati kenalannya membuka peluangnya dalam berbisnis custom case. Bermodalkan 20 juta, Michelle mantap untuk membeli mesin produksi dan bahan lain yang diperlukan.

Berbeda dengan David, perempuan 22 tahun ini lebih meluaskan pasarnya dengan menyediakan beragam casing untuk beragam tipe ponsel. Kelebihan produksi casing dengan merek Moceestuffa miliknya tidak hanya terletak pada beragam tipe ponsel, namun juga ragam jenis bahan casing, yakni hard case, soft case, full print hard case, wooden case, rubber case, dan stitch case.

Oleh sebab itu variasi harga juga beragam, mulai dari Rp 100.000 hingga Rp 300.000. Selain itu, diakui olehnya bahwa reaksi pasar atas produknya juga terbilang positif. Setiap hari, rumah produksinya di Tangerang mampu mengerjakan 50 hingga 100 case.

Dalam menjalankan bisnis custom case miliknya, Michelle menangani langsung desain yang diminta konsumen. Hingga saat ini, dia belum menemukan kendala yang berarti dalam menjalankan bisnisnya.

Melalui dua pelaku bisnis custom case yang diulas, kita bisa melihat prospek bisnis yang terbilang tinggi. Meskipun begitu, persaingan di bidang usaha ini juga sangat ketat. Oleh sebab itu penting bagi para pelaku bisnis custom case untuk meningkatkan kreativitas dan menjamin kualitas produksi.


Sumber : Bisnis/Kontan.co.id by tk

Ikuti Kami