Donald Trump: Saya Protestan, Mengasihi Allah dan Gereja

Donald Trump: Saya Protestan, Mengasihi Allah dan Gereja

daniel.tanamal Official Writer
13555

<!--[if gte mso 9]><xml> Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 10]> <style> /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin;} </style>

Dalam beberapa perjalanan kampanyenya, bakal calon presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, Donald Trump sempat membicarakan mengenai keyakinan yang dianutnya dan bagaimana dirinya hidup dengan keyakinannya tersebut. Salah satunya ketika raja Real Estate ini berbicara mengenai penginjil legendaris Billy Graham dan juga mengatakan bahwa Alkitab adalah buku favoritnya dan selalu dibacanya setiap saat.

“Apa buku favorit saya? Alkitab! Ya Alkitab, kami selalu membacanya setiap saat,” ujar miliarder sukses berusia 69 tahun itu dalam pidatonya di Ladd-Peebles Stadium, Mobile Alabama, dihadapan masyarakat yang memenuhi separuh dari bangku stadion tersebut.

Pada bulan lalu, anak dari ahli pembangunan dan pemasaran Real Estate di New York ini berbicara pada Family Leadership Summit di Iowa dimana dirinya berbicara blak-blakan mengenai kekristenan yang dianutnya. “Orang-orang begitu terkejut ketika mereka tahu saya adalah seorang Protestan. Saya Presbyterian dan selalu pergi ke gereja, saya mengasihi Allah dan mencintai gereja saya,” tambahnya.

Ditanya apakah dirinya pernah meminta agar Tuhan mengampuni dia, Trump menjawab, “Saya tidak yakin pernah meminta hal itu. Saya hanya menjalankan hidup saya dan mencoba untuk melakukan yang lebih baik. Saya pikir jika saya membuat suatu kesalahan, saya harus membuatnya kembali menjadi benar. Tapi saya tidak pernah meminta hal itu kepada Tuhan (meminta pengampunan).”

Atas beberapa pernyataan mengenai imannya tersebut, Trump juga membantah bahwa pernyataannya tersebut akan merusak peluangnya untuk menjangkau para pemilih dari kalangan injili. Menurutnya saat ini suaranya demikian besar di Iowa. “Mulai sekarang saya akan mencoba untuk melakukan sesuatu yang besar bagi negara ini,” tutupnya.

Pendiri Trump Entertainment Resorts ini terus mencoba peruntungannya dalam pertarungan pilpres AS yang selalu memanas. Trump sebelumnya  telah empat kali mengikuti pertarungan ini, dan saat ini banyak pihak yang menyebutnya akan menjadi salah satu pesaing terkuat bagi para bakal calon lainnya.



Sumber : Christian Post
Halaman :
1

Ikuti Kami