Uskup Agung Jakarta Benarkan Rencana Kedatangan Paus ke Indonesia

Uskup Agung Jakarta Benarkan Rencana Kedatangan Paus ke Indonesia

daniel.tanamal Official Writer
4511

<!--[if gte mso 9]><xml> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 10]> <style> /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin-top:0in; mso-para-margin-right:0in; mso-para-margin-bottom:8.0pt; mso-para-margin-left:0in; line-height:107%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri",sans-serif; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-fareast-language:EN-US;} </style>

Uskup Agung Jakarta, Mgr. Ignatius Suharyo membenarkan rencana kedatangan pemimpin tertinggi umat Katolik se-dunia, Paus Fransiskus, ke Indonesia. Menurutnya kedatangan yang merupakan undangan dari Indonesia itu hanya tinggal menunggu waktu saja.

"Wacana untuk mengundang Bapa Suci Paus sudah mulai sejak bulan November tahun lalu, bapak presiden juga sudah tahu bahwa gereja Katolik ingin mengundang Bapa Suci ke Indonesia. Dan sekarang rupa-rupanya tinggal mengatur secara protokoler," ujarnya di Gedung KWI, Jakarta Pusat, Jumat (14/8/2015).

Menurutnya, pada saat Presiden berkunjung ke Manado, Uskup Manado menjumpai presiden dan menginformasikan bahwa gereja Katolik akan mengundang Paus. "Ketika kemarin sekretaris negara Vatikan berkunjung ke Indonesia, beliau bertemu dengan Menteri Luar Negeri, Menteri Agama, dan Bapak Presiden, itu kesempatan yang istimewa. Lalu dari pertemuan itu Menteri Agama menyatakan keinginannya untuk mengundang Paus ke Indonesia," jelas Uskup Ignatius.

Menurut Uskup Ignatius Suharyo, jika nantinya Bapa Paus berkunjung ke Indonesia, akan menunjukkan betapa baiknya hubungan antara Indonesia dan Vatikan. "Intinya apa bahwa Paus datang ke sini sudah dua kali, Paus Paulus VI dan Yohanes Paulus II datang ke sini, tapi yang bagi saya menjadi sangat penting kunjungan sekretaris negara Vatikan kemarin ke sini menunjukkan betapa baiknya hubungan antara Vatikan dan Indonesia. Mudah-mudahan nantinya kedatangan Paus bisa menjadi muara untuk hubungan yang yang sangat baik ini," ungkapnya.

Seperti diketahui, sebelumnya Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengundang Paus asal Argentina itu saat menerima kunjungan Kardinal Pietro Parolin dari Secretary of State Vatikan di ruang kerjanya di Jakarta, Rabu (12/8/2015). Menurut Lukman kunjungan itu nantinya untuk meneguhkan agar semangat dialog antarumat beragama terus dikembangkan.


Sementara itu salah satu Tokoh Nahdatul Ulama (NU) KH Mustofa Bisri atau yang akrab disapa Gus Mus, menyambut baik rencana kedatangan ini. “Saya belum dengar. Kalau saya yang dengar ada Presiden Mesir mau ke sini. Ya baguslah jika Paus akan datang,” papar Gus Mus, Sabtu (15/8/2015). Menurutnya, saat ini masyarakat dunia melihat Indonesia sebagai bangsa yang sejuk dalam toleransi beragama berlandaskan Pancasila. Ia menyambut baik kedatangan Paus, jika ingin mengambil nilai-nilai positif dari Indonesia. “Orang di dunia melihat Indonesia merupakan negara yang mempunyai patokan, yang membuat masyarakatnya itu adem, sejuk dengan berdasar Pancasila dan saling menghormati," tambahnya.


 

Sumber : Berbagai Sumber

Ikuti Kami