Densus 88 Gagalkan Rencana Teror Bom di Hari Kemerdekaan

Densus 88 Gagalkan Rencana Teror Bom di Hari Kemerdekaan

Theresia Karo Karo Official Writer
3711

Detasemen Khusus (Densus) 88 berhasil mengamankan tiga terduga teroris di Solo. Menurut pengakuan para tersangka, mereka berencana melangsungkan aksi terornya tepat di hari kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2015 nanti di kantor polisi, tempat ibadah Kristen, dan Konghucu.

“Kepolisian RI kemudian melakukan pemantauan secara terus-menerus dan berhasil mematahkan rencana tiga tersangka yang akan melakukan teror di kota ini,” ujar Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah Irjen Polisi Nur Ali, seperti yang dilansir dari Antaranews.com (14/8).

Menurut Nur Ali, ketiga orang ini ada kaitannya dengan kelompok teror jaringan Badri, yang sebelumnya ditangkap Densus 88 pada tahun 2012 lalu. Selain itu, dirinya juga menyatakan bahwa aksi ketiganya diketahui didanai oleh jaringan Suriah.

Tiga tersangka pelaku teror yang ditangkap Densus 88 adalah Ibadurahman (19) warga Semanggi RT 06 RW 04 Pasar Kliwon Solo, Yus Karman (31) warga Semanggi RT 05 RW 03 Pasar Kliwon Solo, dan Sugiyono (35) warga Semanggi RT 06 RW 05 Pasar Kliwon Solo.

Pakar bom Densus 88 Antiteror Mabes Polri, AKBP Sunandi, mengungkapkan bahwa telah ditemukan barang bukti berupa bom rakitan dan bahan pembuat bom dalam penggeledahan di empat TKP, di Solo dan Karanganyar. Selain itu, ditemukan juga bendera hitam yang menjadi simbol ISIS.

“Kami dengan Tim Labfor telah menemukan sejumlah barang sebagai barang bukti antara lain, asam nitrat jika dicampur dengan urea dapat menjadi bahan peledak. Satu karung alumunium campuran untuk dampaknya, alat inisiator rakitan, 21 suit yang sudah jadi siap digunakan, kalsium nitrat, dan kertas tulisan cara merakit bom,” papar Sunandi.



Sumber : Antaranews/Liputan6.com

Ikuti Kami