Tragedi Hidup Bukan Alasan Reeves Berhenti Sebar Kebaikan

Tragedi Hidup Bukan Alasan Reeves Berhenti Sebar Kebaikan

Theresia Karo Karo Official Writer
5267

Membintangi sederetan judul film box office, seperti Trilogi Matrix, 47 Ronin, John Wick, tidak membuat aktor berbakat ini terlena dengan ketenarannya. Dengan penghasilannya yang terbilang fantastis, Keanu Charles Reeves tidak lantas menjadikan kemewahan sebagai bagian dalam hidupnya.

Pria kelahiran 2 September 1964 ini selalu hidup sederhana dan melakukan kebaikan-kebaikan yang membuat orang lain berdecak kagum. Kehidupan Reeves juga jauh dari terpaan berita miring dan gosip. Namun dibalik perbuatannya yang inspiratif, masa lalunya bisa dikatakan sangat menyedihkan.

Saat masih anak-anak, Reeves tidak menerima kasih sayang seperti yang seharusnya dari kedua orang tuanya. Ayahnya bernama Samuel, berketurunan Tionghoa, Irlandia, dan Hawai pergi meninggalkan keluarga saat dia berumur 3 tahun. Sedangkan Sang ibu yang berkebangsaan Inggris bekerja di klub malam. Satu-satunya sahabat terbaik yang dimilikinya adalah saudara perempuan yang bernama Kim.

Dia yang juga penggemar olahraga hoki es ini, pertama kalinya beraksi di depan kamera saat membintangi iklan minuman bersoda di usia 16 tahun. Setelah karirnya semakin menanjak, Reeves terancam kehilangan adiknya akibat penyakit leukemia. Pada saat itu, dia benar-benar menemani, menjaganya, menyediakan makanan serta obat, dan menunda semua jadwal syuting demi merawat adiknya. Sebanyak 70 persen pendapatannya dari film The Matrix digunakannya untuk merawat sang adik hingga sembuh.

Tragedi dalam kehidupannya, seakan belum berhenti. Pada tahun 1999, Reeves kehilangan wanita yang dikasihinya dalam sebuah kecelakaan mobil. Meskipun begitu, dirinya tidak lantas mencari pelarian yang merusak kehidupannya.

Reeves tetap menjadi salah satu bintang Hollywood yang banyak membantu orang lain. Dia menjadi sosok inspiratif yang mengajarkan kebaikan untuk semua orang. Mulai dari tindakan sederhana seperti menawarkan tempat duduknya untuk penumpang lain dalam subway, bersikap ramah terhadap penggemarnya, hingga memberikan sebagian besar penghasilannya untuk para kru film yang terlibat atau memotong bayarannya untuk membantu para produser.

Tindakannya tentu terbilang langka untuk ukuran seorang aktor terkenal. Dalam sebuah wawancara dengan Hello! Magazine, Reeves menganggap uang adalah hal terakhir yang dipikirkannya. Karena baginya berbuat baik adalah bagian hidupnya. Dia menyumbangkan sebagian besar uangnya ke orang-orang yang menurutnya pantas mendapatkannya. Keramahannya terhadap orang di sekitarnya, membuatnya dianggap sebagai orang terbaik di ranah selebritis Hollywood.

Menariknya lagi, sifat dermawannya juga ditularkan kepada para fans-nya untuk menyumbang kepada riset kanker. Hingga saat ini, Reeves sendiri juga masih aktif menyumbang bagi penelitian kanker. Dirinya berharap orang lain yang memiliki penyakit sama seperti adiknya juga bisa tertolong.

Berbagai tragedi dalam hidupnya, tidak pernah menghalanginya berbuat kebaikan. Reeves adalah salah satu sosok inspiratif yang mengingatkan kita bahwa sukses bukan sekedar bisa menghasilkan banyak uang. Namun bagaimana kita bisa mengambil peran dan membantu mereka yang membutuhkan.

Sumber : Berbagai sumber by tk

Ikuti Kami