Oknum Tak Dikenal Coba Membakar Gereja Di Bantul

Oknum Tak Dikenal Coba Membakar Gereja Di Bantul

daniel.tanamal Official Writer
4332
<!--[if gte mso 9]><xml> Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 10]> <style> /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin;} </style> <!--[endif]-->

Oknum tak dikenal dilaporkan melakukan percobaan pembakaran terhadap Gereja Baptis Indonesia Jemaat Saman di Jalan Dirgantara Saman, Bangunharjo, Sewon, Bantul DIY pada Senin dini hari (20/07) sekitar pukul 02.30 WIB hingga pukul 03.00 WIB.

Diberitakan Krjogja.com, percobaan pembakaran itu dilihat seorang warga yang baru tiba dirumah sepulang begadang. Mendadak terdengar deru suara mesin motor mendekati bangunan gereja tersebut. Ternyata terdapat empat orang berhenti di sisi selatan dan selang beberapa menit kemudian orang tersebut memacu motornya, dan setelah mereka pergi terjadi kobaran api di halaman gereja.

Warga pun segera berdatangan dan berusaha memadamkan kobaran api agar tidak merembet ke bangunan lainnya. Menurut Kapolres Bantul, AKBP Dadiyo, oknum tersebut memakai ban yang telah terlebih dahulu dibakar. “Jadi membakarnya pakai ban,” katanya. Ban tersebut diletakkan tepat di pintu masuk gereja. Akibatnya api membakar sebagian bangunan seperti pintu utama yang terlihat hangus dan juga pipa saluran air yang meleleh hangus.

Dadiyo sendiri menyatakan pihaknya sampai saat ini masih menyelidiki aksi teror tersebut. Petugas kepolisian sendiri telah memeriksa pengurus gereja setempat. Pihaknya juga mengatakan belum bisa memastikan apakah kejadian ini terkait dengan penyerangan puluhan massa dari ormas Front Jihad Islam (FJI) ke gereja ini pada pekan lalu yang berhasil digagalkan dan dihalau aparat kepolisian setempat.

Dadiyo juga meminta semua pihak untuk tidak terprovokasi atas hal-hal yang berbau konflik keagamaan. Pihaknya meminta seluruh elemen untuk menahan diri agar kerukunan dan ketertiban antar umat dapat terjaga.



Sumber : Krjogja.com | Solopos
Halaman :
1

Ikuti Kami