Iran Nyatakan Tak Akan Kembangkan Senjata Nuklir

Iran Nyatakan Tak Akan Kembangkan Senjata Nuklir

daniel.tanamal Official Writer
1838
<!--[if gte mso 9]><xml> Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 10]> <style> /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin;} </style>

Pemerintah Iran menyatakan diri tidak akan mengembangkan senjata nuklir meski tanpa implementasi kesepakatan yang dicapai di Vienna, Austria. Dalam pidatonya yang disiarkan televisi itu, Presiden Iran Hassan Rouhani, Selasa (14/7/2015) mengatakan senjata pemusnah massal seperti senjata nuklir bertentangan dengan ajaran Islam. Selain itu pemimpin religius Iran Ayatollah Ali Khamenei sudah mengeluarkan dekrit yang melarang pemerintah mengembangkan persenjataan nuklir.

Rouhani juga menjanjikan kepada negara-negara Timur Tengah yang selama ini mencurigai Iran bahwa negeri itu tidak akan pernah "menekan" negara-negara tetangganya. Dia menambahkan kesepakatan masalah nuklir ini akan membuka sebuah babak baru hubungan Iran dengan dunia luar setelah bertahun-tahun menjalani sanksi internasional.

"Hari ini adalah akhir dari aksi tiran terhadap negara kita dan awal sebuah kerja sama dengan dunia. Ini merupakan kesepatakan timbal balik. Jika mereka tetap pada kesepakatan maka kita juga demikian. Iran selalu menepati janji dan kesepakatan," ujar Rouhani.

Rouhani menambahkan, kesepakatan juga tengah diupayakan dengan organisasi penghasil minyak mentah OPEC dan negara-negara utama dunia untuk meletakkan fondasi untuk memperbaiki perekonomian negeri itu. Dia mengingatkan bahwa saat dia terpilih sebagai presiden pada 2013 oleh para pemilih yang menginginkan sebuah pemerintahan yang melindungi program nuklir sekaligus mensejahterakan rakyat.

"Kami tak ingin belas kasihan. Kami ingin sebuah negosiasi yang adil dan sebuah solusi yang saling menguntungkan. Hari ini, setelah 23 bulan berunding, kami mencapai titik balik," Rouhani menegaskan.

Dalam kesempatan itu, Rouhani juga meminta negara-negara tetangga Iran untuk mengabaikan propaganda Israel yang mengecam kesepakatan ini. Rouhani menegaskan Iran juga memiliki tanggung jawab untuk menjaga stabilitas kawasan.




Sumber : cnnindonesia

Ikuti Kami