3 Jenis Pohon di Taman Eden

3 Jenis Pohon di Taman Eden

Lori Official Writer
37657
<!-- endif]-->

Alkitab mencatat, saat masa penciptaan Tuhan menumbuhkan berbagai-bagai pohon di tengah Taman Eden. Pertanyaannya, berapa jenis pohon yang tumbuh di sana? Kita pasti sering menjawab hanya ada dua pohon, yaitu pohon pengetahuan yang baik dan yang jahat.

Berdasarkan yang ditulis dalam Alkitab, terdapat tiga jenis pohon di Taman Eden, yaitu pohon biasa ([kitab]Kejad1:29-30[/kitab]; [kitab]Kejad2:29[/kitab]), pohon kehidupan ([kitab]Kejad2:9[/kitab], [kitab]Kejad3:22[/kitab]), dan pohon pengetahuan ([kitab]Kejad2:9[/kitab], [kitab]Kejad9:17[/kitab], [kitab]Kejad3:3-6[/kitab]). Setelah memaparkan ketiga pohon itu, Tuhan memerintahkan kepada manusia tentang satu larangan. “Semua pohon dalam taman ini boleh kau makan buahnya dengan bebas tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kau makan buahnya (Kejadian 2:16-17)”.

Ketika manusia diciptakan, Allah memberi petunjuk supaya buah dari pohon biasa yang buahnya berbiji menjadi makannya (bandingkan Kejadian 2: 16 dan Kejadian 1:29). Begitu juga dengan pohon kehidupan yang disediakan Tuhan boleh dimakan karena pohon ini sudah terlebih dahulu diciptakan sebelum perintah itu disampaikan. Selain kedua pohon ini, Allah hanya melarang supaya jangan dimakan.

Namun karena diperdaya iblis, Adam dan Hawa tergoda untuk mencicipi buah pohon pengetahuan. Padahal Tuhan sudah mengingatkan ancaman jika manusia itu memakan pohon tersebut, yaitu kematian (Kejadian 2:17). Adam dan Hawa harusnya sudah bisa membayangkan akibat dari ketidaktaatan itu. Sayangnya, godaan iblis jauh lebih kuat untuk membutakan pikiran dan hati mereka.

Setelah terjerumus dalam dosa itu, menusia menyadari bahwa mereka telanjang dan harus terpisah dari Tuhan. Mereka harus menanggung penderitaan dan kesengsaraan hidup hingga pada keturunannya. Akibat dari dosa itu pula, dunia semakin penuh dan sesak oleh orang berdosa.

Seandainya manusia mendengar perintah Tuhan terkait larangan itu, mungkin saja manusia masih menikmati fasilitas yang tersedia di Taman Eden. Manusia pasti akan menerima hidup kekal di bumi. Pohon kehidupan merupakan gambaran hikmat Tuhan ([kitab]Amsal3:1[/kitab], [kitab]Amsal3:11[/kitab], [kitab]Amsal3:18[/kitab]).

Hikmat-Nya diungkap melalui firman-Nya. Firman itu telah menajdi manusia ([kitab]Yohan1:14[/kitab]). Dialah Kristus. Ketika dimuliakan di atas gunung, Bapa berkata, “Dengarkanlah Dia ([kitab]Matiu17:5[/kitab]). Manusia tetap saja bebal, dan jatuh dalam kesukaran besar.

Kisah Adam dan Hawa yang jatuh ke dalam dosa mengingatkan kita tentang ayat Alkitab yang menuliskan tentang ‘mendengar’ dan ‘melakukan’. Kedua hal ini sama pentingnya karena menjadi motor dari tindakan kita. Matius 7: 24 menuliskan bahwa kita harus menjadi pendengar dan juga pelaku firman. Terdapat bagian yang lebih menarik tentang hal ini, bahwa firman Tuhan menyatakan bahwa adalah lebih baik melakukan meskipun tidak mendengar dibanding mendengar namun tidak melakukan ([kitab]Matiu21:28[/kitab]).

Jadi apa pilihan Anda hari ini? Memilih mendengar firman Tuhan dan melakukannya atau mendengar namun tidak melakukan?

Sumber : Renungan Pagi/jawaban.com/ls
Halaman :
1

Hot Topics

  1. Church Talent Festival
  2. Covid 19
  3. Tokoh Alkitab
  4. Vaksinasi
  5. Ayat Alkitab

Related Articles

Ikuti Kami