Perselingkuhan, Membawa Kutuk Pada Keluarga

Perselingkuhan, Membawa Kutuk Pada Keluarga

Puji Astuti Official Writer
107161

Dan kamu bertanya: "Oleh karena apa?" Oleh sebab TUHAN telah menjadi saksi antara engkau dan isteri masa mudamu yang kepadanya engkau telah tidak setia, padahal dialah teman sekutumu dan isteri seperjanjianmu.  Bukankah Allah yang Esa menjadikan mereka daging dan roh? Dan apakah yang dikehendaki kesatuan itu? Keturunan ilahi! Jadi jagalah dirimu! Dan janganlah orang tidak setia terhadap isteri dari masa mudanya. Sebab Aku membenci perceraian, firman TUHAN, Allah Israel--juga orang yang menutupi pakaiannya dengan kekerasan, firman TUHAN semesta alam. Maka jagalah dirimu dan janganlah berkhianat! (Maleakhi 2:14-16 TB)

Perselingkuhan bukan hanya terjadi pada abad ke 21, tapi sudah ada sejak zaman purba kala. Firman Tuhan tentang perselingkuhan sangat jelas; Tuhan bukan hanya sekedar memberikan peringatan agar suami dan isteri tetap setia satu dengan yang lainnya sampai maut memisahkan mereka, akan tetapi Tuhan juga menyebutkan konsekuensi dari perbuatan tersebut sebagaimana dinyatakan dalam kitab Amsal 6:29, 32-33.

29 "Demikian juga orang yang menghampiri isteri sesamanya; tiada seorangpun, yang menjamahnya, luput dari hukuman". 32 "Siapa melakukan zinah tidak berakal budi; orang yang berbuat demikian merusak diri. 33 Siksa dan cemooh diperolehnya, malunya tidak terhapuskan."

Tuhan memberikan sebuah pertanyaan yang indah untuk dapat direnungkan suami dan isteri seperti yang tertera dalam ayat 15 yang penulis kutip diatas "Dan apakah yang dikehendaki kesatuan itu?" Tuhan memberikan jawabanNya yaitu "Keturunan ilahi" dan kemudian Tuhan juga memberikan peringatan "Jadi jagalah dirimu! Dan janganlah orang tidak setia terhadap isteri dari masa mudanya" dan dalam ayat 16 kembali Tuhan mengingatkan, "Maka jagalah dirimu dan janganlah berkhianat!" Dua kali dalam dua ayat ini Tuhan memperingati suami dan isteri untuk menjaga diri mereka agar mereka tidak mencemari ranjang pernikahan mereka dengan berhianat! Apakah yang akan terjadi jika suami ataupun isteri tidak menaruh rasa hormat terhadap pernikahan mereka?

Ibrani 13:4 (TB) memberikan jawabannya yaitu, "Hendaklah kamu semua penuh hormat terhadap perkawinan dan janganlah kamu mencemarkan tempat tidur, sebab orang-orang sundal dan pezinah akan dihakimi Allah." Amsal 6:29, 32-33 seperti yang penulis kutip diataspun menuliskan konsekwensi yang akan terjadi jika orang mencemari ranjang pernikahan mereka, yaitu mereka yang berselingkuh tidak akan luput dari hukuman dan Tuhan mengkategorikan orang-orang seperti ini sebagai orang-orang yang tidak berakal budi. Apakah Anda sadar bahwa Anda yang berselingkuh menjadi satu dengan orang yang dengannya Anda berselingkuh? 1 Korintus 6:16 mengatakan dengan jelas, "Atau tidak tahukah kamu, bahwa siapa yang mengikatkan dirinya pada perempuan cabul, menjadi satu tubuh dengan dia? Sebab, demikianlah kata nas: Keduanya akan menjadi satu daging." Dengan demikian Anda bukan hanya membawa masuk roh perzinahan kedalam rumah tangga Anda, Andapun sedang membawa kutuk perzinahan masuk kedalam rumah tangga Anda. Apakah ini yang Anda kehendaki? Apakah ini tujuan Anda menikah? Apakah Anda dapat menahan malu Anda didepan kerabat, anggota keluarga, serta pasangan hidup Anda? Jawaban apakah yang akan Anda berikan pada mereka sebagai pertanggungan jawab Anda? Apakah tujuan awal Anda untuk mendapatkan keturunan ilahi menghilang demikian saja?

Keturunan apakah yang sedang Anda persiapkan? Keturunan ilahi? Jika keturunan ilahi yang Anda kehendaki hendaklah Anda setia sampai mati terhadap pasangan hidup Anda. Penulis mengajak Anda sekalian untuk membaca Artikel yang penulis tayangkan pada hari Jum'at tanggal 5 Juni 2015 dengan judul "Setia Sampai Mati". Namun jika Anda sudah terlanjur berbuat salah, penulis mengajak Anda sekalian baik suami maupun isteri yang terlanjur berzinah atau masih aktif berzinah untuk segera bertobat pada saat Anda membaca Artikel ini. Bertobat artinya meninggalkan semua kebiasaan buruk ini (stop berzinah) dan mulai hidup kudus. Buang semua gambar-gambar cabul termasuk majalah, komik maupun buku-buku cabul yang Anda miliki. Buang semua video pornografi yang Anda miliki dan berhenti total untuk menonton film-film cabul di internet dengan memasukkan program yang bertujuan memblokir akses Anda untuk masuk dalam website yang menayangkan film-film cabul tersebut. Tinggalkan kebiasaan mengunjungi tempat-tempat yang menawarkan perbuatan cabul; tinggalkan pergaulan yang sesat, perhatikan dengan seksama dengan siapa Anda bergaul. 1 Korintus 15:33 memberikan peringatan kepada kita sekalian, "Janganlah kamu sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik."

Ganti kebiasaan Anda yang buruk dengan sesuatu yang positif seperti Anda mulai melibatkan diri Anda dengan mengunjungi kelompok sel dimana Anda bergereja; mulai aktif membaca Alkitab dengan program setahun selesai; libatkan diri Anda dalam kelompok doa dan mulai berdoa bersama dalam keluarga. Jika pergumulan Anda teramat berat, Anda dapat meminta nasehat dan bimbingan dari gembala setempat dimana Anda bergereja. Gembala yang baik dan dewasa dalam perilakunya pasti akan dapat membantu Anda selama Anda membuka diri dan ingin berubah. Kepada suami dan isteri yang berselingkuh penulis mengajak untuk memberikan kesempatan kepada pasangan hidup Anda untuk bertobat dengan jalan berdialog dan mengucapkan janji setia Anda dihadapan gembala dimana Anda bergereja. Anda dapat mencari konselor yang ahli dibidangnya untuk membantu Anda. Manipulasi dengan janji kosong akan memperburuk masalah yang sudah ada; gunakan kesempatan emas yang diberikan kepada Anda dengan sebaik-baiknya. Semoga boleh menjadi berkat dalam segala keterbatasan dan kesederhanaan tulisan ini.

Penulis

Rev.Dr. Harry Lee, MD.,PsyD

Gembala Restoration Christian Church di Los Angeles - California

www.rccla.org


Sumber : Rev.Dr. Harry Lee, MD.,PsyD
Halaman :
1

Ikuti Kami