Apa yang Alkitab Katakan Tentang Homoseksual?
Sumber: Paul Faith AP

Marriage / 29 May 2015

Kalangan Sendiri

Apa yang Alkitab Katakan Tentang Homoseksual?

Theresia Karo Karo Official Writer
9939
Akhir pekan lalu (23/5), pasangan gay di Irlandia berkumpul di lapangan Kastil Dublin untuk merayakan kemenangan referendum yang melegalkan pernikahan sesama jenis di negeri tersebut. Dalam kesempatan ini juga terlihat rainbow flag berkibar di antara ribuan warga, yang merupakan simbol homoseksualitas.

Pasalnya, pelegalan pernikahan sesama jenis ini didukung oleh semua partai politik, berbagai perusahaan besar, hingga para kalangan selebritas di Irlandia. Meskipun begitu, Gereja Katolik Irlandia juga telah berusaha keras untuk menolak dan mengkampanyekan pilihan ‘tidak’.

Namun ajakan ini hanya mampu mengumpulkan dukungan dari warga lanjut usia dan penduduk yang hidup di pedesaan. Sehingga kalah jumlah dengan mayoritas warga Irlandia yang mendukung referendum ini.

Melihat kasus di atas, mungkin kita sempat ragu. Apakah homoseksualitas perlu didukung atau tidak? Bukankah semua orang memiliki pilihan? Untuk menjawab sebagian pertanyaan yang mungkin muncul dalam diri, perhatikan ulasan berikut.

Alkitab secara jelas menunjuk homoseksualitas sebagai dosa. Maksudnya, hal ini salah dari segala segi hidup dan pikiran manusia, baik bagi pria maupun wanita. Dalam Roma 1, Rasul Paulus menyatakan bahwa wanita yang mengubah penampilan alami mereka menjadi seperti seorang pria (ayat 27) berada di dalam kesalahan atau dosa. Tuhan tidak menyukai homoseksualitas baik pada pria atau wanita.

Mereka menggantikan kemuliaan Allah yang tidak fana dengan gambaran yang mirip dengan manusia yang fana, burung-burung, binatang-binatang yang berkaki empat atau binatang-binatang yang menjalar. Karena itu Allah menyerahkan mereka kepada keinginan hati mereka akan kecemaran, sehingga mereka saling mencemarkan tubuh mereka.

Sebab mereka menggantikan kebenaran Allah dengan dusta dan memuja dan menyembah makhluk dengan melupakan Penciptanya yang harus dipuji selama-lamanya, amin. Karena itu Allah menyerahkan mereka kepada hawa nafsu yang memalukan, sebab isteri-isteri mereka menggantikan persetubuhan yang wajar dengan yang tak wajar. (Roma 1:23-26)

Kejadian 19 menyatakan bagaimana Sodom dan Gomora menyerahkan diri dalam hubungan yang aneh baik terhadap pria maupun wanita. Ketika Allah menurunkan hujan api dan belerang, hal itu merupakan contoh bagaimana mereka dilemparkan ke danau api dan menunjukkan bagaimana Tuhan melihat kejahatan atas homoseksualitas.

"Kemudian TUHAN menurunkan hujan belerang dan api atas Sodom dan Gomora, berasal dari TUHAN, dari langit" (Kejadian 19:24)

Namun apa yang lebih penting daripada homoseksualitas menjadi dosa adalah, mengapa Allah membenci homoseksualitas dan apa yang buruk mengenai hal itu?

Dalam 1 Korintus 15 dikatakan bahwa semua orang percaya adalah anak-anak Allah dalam keluarga-Nya dan dalam kerajaan-Nya dengan Yesus sebagai yang Sulung. Nilai-nilai yang terkandung dalam homoseksualitas bertentangan dengan tujuan Allah dalam membangun anak-anak terang.

Kelahiran seorang anak tidak hanya secara fisik, tapi sebagai orangtua kita harus melahirkan keturunan-keturunan Ilahi. Dan Anda tidak dapat menghasilkan anak-anak melalui hubungan homoseksualitas atau bahkan yang lebih buruk lagi, berhubungan dengan binatang.

Dalam Imamat 18 Tuhan menunjukkan berhubungan seks dengan binatang sebagaimana homoseksualitas adalah sebuah kekejian.

"Janganlah engkau tidur dengan laki-laki secara orang bersetubuh dengan perempuan, karena itu suatu kekejian. Janganlah engkau berkelamin dengan binatang apa pun, sehingga engkau menjadi najis dengan binatang itu. Seorang perempuan janganlah berdiri di depan seekor binatang untuk berkelamin, karena itu suatu perbuatan keji. Janganlah kamu menajiskan dirimu dengan semuanya itu, sebab dengan semuanya itu bangsa-bangsa yang akan Kuhalaukan dari depanmu telah menjadi najis." (Imamat 18:22-24)

Tuhan telah menciptakan alat reproduksi sesuai dengan jenisnya masing-masing (Kejadian 1). Homoseksualitas dan berhubungan dengan binatang bertentangan dengan tujuan seks yang diciptakan oleh Tuhan.

Anda hanya dapat melahirkan keturunan ilahi dari manusia berlawanan jenis atau antara pria dan wanita. Ini adalah hukum Tuhan! Segala sesuatu yang bertentangan dengan kehendak Tuhan untuk menghasilkan keturunan-keturunan Ilahi dalam keluarga-Nya adalah dosa!
(Photo: Paul Faith AP)

Sumber : Kompas/Turnbacktogod.com by tk
Halaman :
1

Ikuti Kami