Indonesia Harus Siap Hadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN

Indonesia Harus Siap Hadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN

daniel.tanamal Official Writer
2000
<!--[if gte mso 9]><xml> Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 10]> <style> /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin;} </style>

Ketua Himpunan Pengusaha Pribumi (HIPPI) DKI Jakarta, Sarman Simanjorang, mengajak seluruh masyarakat Indonesia terutama pengusaha dan kaum pekerja untuk menyiapkan diri menyambut Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang akan dilaksanakan pada akhir 2015 ini.

“Masyarakat Indonesia, suka tidak suka, mau tak mau atau siap tak siap, harus menghadapi MEA. Kita harus menyiapkan diri untuk bersaing dengan negara lain. Bahkan kedepan, bukan antara negara saja, namun persaingan akan terjadi antar kawasan. MEA akan membuat tidak akan ada lagi batasan. Bahkan wacana akan adanya mata uang Asean, itu sesuatu yang tidak bisa kita hindari,” katanya di Jakarta, Senin (25/05/2015).

Bagi Sarman, MEA adalah kesempatan bagi Indonesia untuk meluaskan pasarnya. Jika hal ini bisa dimanfaatkan, peningkatan sektor ekonomi akan meningkat dan kesejahteraan pastinya bisa tercapai, asalkan seluruh masyarakat mau meningkatkan kompetensi kerjanya.

“MEA bagi indonesia adalah perluasan pasar, karena dari 10 negara di Asia, kitalah yang terkuat dan terbesar. Luas wilayah kita 40 persen yang terbesar. Kita harus bisa memanfaatkan ini. Ini menjadi peluang untuk Indonesia menunjukkan produk-produk yang berkualitas dan berdaya saing tinggi,” tambahnya.





Sumber : Jawaban.com | Daniel Tanamal

Ikuti Kami