Paus Fransiskus Sebut Presiden Palestina Sebagai Malaikat Perdamaian

Paus Fransiskus Sebut Presiden Palestina Sebagai Malaikat Perdamaian

daniel.tanamal Official Writer
2466
<!--[if gte mso 9]><xml> Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 10]> <style> /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin;} </style>

Upaya pemimpin tertinggi Vatikan, Paus Fransiskus untuk menciptakan perdamaian di muka bumi di berbagai sektor terus dilakukan. Kali ini Paus asal Argentina itu memberikan sebuah medali khusus kepada Presiden Palestina Mahmoud Abbas dan mengatakan bahwa Abbas adalah seorang Malaikat Perdamaian.

Hal itu dilakukannya saat tradisi pertukaran hadiah seusai pertemuan resmi di Istana Apostolik Vatikan. Dilansir Washington Post, Sabtu, 16 Mei 2015 keduanya melakukan pertemuan serius terkait dengan perdamaian di Palestina, dimana Vatikan secara resmi mengakui Negara palestina dan juga mentahbiskan dua biarawati asal Palestina sebagai orang suci.

Terkait pemberian medali, Paus menjelaskan kepada Abbas bahwa hal itu merupakan simbol "malaikat perdamaian". Malaikat tersebut dalam sejarahnya bertugas untuk menghancurkan semangat buruk dari perang. "Anda adalah seorang malaikat perdamaian," kata Paus.

Reaksi keras telah disampaikan oleh beberapa pihak seperti anggota kongres Amerika Serikat dari Partai republik yang menyebut bahwa langkah ini merupakan langkah yang sudah jauh dari misi Vatikan di dunia rohani. Seperti diketahui, terkait dengan Negara Palestina, Vatikan telah mengakui eksistensi negara Palestina setidaknya sejak satu tahun lalu.

Dalam kunjungan Paus pada 2014, Abbas disebut sebagai presiden "negara Palestina". Dalam buku tahunan terbaru Vatikan, Duta Besar Palestina untuk Takhta Suci terdaftar sebagai perwakilan "negara Palestina".

 

Sumber : berbagai sumber
Halaman :
1

Ikuti Kami