Patrice Evra Akan Salami Luis Suarez di Final

Patrice Evra Akan Salami Luis Suarez di Final

daniel.tanamal Official Writer
2696
<!--[if gte mso 9]><xml> Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 10]> <style> /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin;} </style>

Perseteruan diantara Patrice Evra dan Luis Suarez memang memanas ketika keduanya tampil di Premier League. Saat ini keduanya akan kembali bertemu namun dengan klub berbeda. Evra ada di Juventus dan Suarez bersama Barcelona. Kedua tim ini akan bertemu di Final Liga Champions mendatang. Lalu bagaimana tanggapan Evra mengenai pertemuan kedua nantinya?

Seperti diketahui, Evra sempat mendapat perlakuan rasial dari Suarez. Kejadian itu berbuah hukuman delapan pertandingan untuk Suarez. Saat keduanya kembali bertemu, beberapa bulan kemudian, Suarez enggan menjabat tangan Evra sebelum pertandingan dimulai.

"Itu tidak penting. Yang paling penting adalah aku ingin bermain pada final Liga Champions. Aku bangga dengan diriku dan rasku. Aku akan berusaha berjabat tangan dengan Suarez. Itu tidak masalah. Namun, aku ingin memastikan apakah Suarez memiliki perasaan yang sama sepertiku atau tidak," lanjutnya.

Selain soal Suarez, Evra merasa senang dengan keberhasilan Juventus melaju ke final. Juventus lolos setelah menyingkirkan Real Madrid lewat agregat 3-2. Sebelumnya, Evra memiliki pengalaman meraih trofi Liga Champions bersama Manchester United pada musim 2007-2008.

"Jangan berpikir aku arogan. Namun, setiap kali bermain pada kompetisi Liga Champions, aku merasa bisa mencapai laga final. Aku sangat suka bermain pada ajang ini. Atmosfer pertandingan membuatku bisa mengeluarkan kemampuan terbaik," ujar Evra.



Sumber : berbagai sumber

Ikuti Kami