Terbuka Atas Bumi dan Tertutup Atas Surga

Terbuka Atas Bumi dan Tertutup Atas Surga

Lori Official Writer
      4930
Show English Version

Kejadian 3: 8

Ketika mereka mendengar bunyi langkah Tuhan Allah, yang berjalan-jalan dalam taman itu pada waktu hari sejuk, bersembunyilah manusia dan isterinya itu terhadap Tuhan Allah di antara pohon-pohonan dalam taman.

                                                                                                                         

Bacaan Alkitab Setahun:  [kitab]Mazmu133[/kitab]; [kitab]IIKor6[/kitab]; [kitab]ITawa1-2[/kitab]

Jika Anda kebetulan mendengar lelucon kotor, segeralah menghindar dan pergi. Kita terlalu sering mau mendengar kejahatan-kejahatan dunia ini dari yang kita perlu tahu. Dan kita terlalu sedikit mendengar Firman Tuhan yang kita tahu adalah kebutuhan bagi pertumbuhan kita. Dengan itulah Rasul Paulus menulis suratnya kepada Jemaat di Roma yang berisi nasihat untuk bersih dari kejahatan. “…Tetapi aku ingin supaya kamu bijaksana terhadap apa yang baik, dan bersih terhadap apa yang jahat ([kitab]0Roma16:19[/kitab])”.

Ketika Adam dan Hawa jatuh ke dalam dosa, mata mereka segera terbuka atas bumi dan tertutup atas surga. Dalam artian seperti yang dituliskan dalam Alkitab bahwa mereka tahu mereka telanjang dan segera menyemat daun pohon ara dan membuat cawat. Lalu Allah muncul. Meski kehadiran Allah tampaknya sudah menjadi kebiasaan sehari-hari, namun kali ini Adam dan Hawa tidak menyambut Allah. Mereka justru bersembunyi.

Dalam [kitab]Kejad3:8[/kitab], tercatat bahwa kedatangan Allah dijelaskan tepat ‘pada waktu hari sejuk’. Hal ini tentu sangat menarik, karena Allah tidak memilih menemui mereka saat matahari terik atau saat matahari baru muncul di pagi hari. Allah datang ketika hari sejuk, menyenangkan dan menenangkan, namun berat dan menuntut pengakuan.

Kadang kala ketika kita berbuat dosa, kita akan mencari cara untuk membenarkan perbuatan tersebut. Kita bahkan mungkin menganggap bahwa Tuhan tidak menghiraukannya karena konsekuensinya belum jelas. Tetapi Tuhan tidak pernah kompromi dengan dosa. Hal ini tertulis dalam [kitab]Bilan32:23[/kitab], secara singkat diungkapkan bahwa  pada akhirnya dosa yang kita lakukan akan menimpa diri kita sendiri.

Konsekuensinya mungkin bukan hari ini, tetapi bisa saja besok, mungkin satu bulan dari sekarang, atau mungkin sepuluh tahun dari sekarang. Tetapi pada akhirnya ia akan terus menghampiri Anda. Seperti Tuhan memunculkan diri di Taman Eden dan menunggu pengakuan dosa dari Adam dan Hawa. 

Ikuti Kami