Perjuangan Ibunda Alexis Sanchez Beli Sepatu Bola

Perjuangan Ibunda Alexis Sanchez Beli Sepatu Bola

daniel.tanamal Official Writer
3473
<!--[if gte mso 9]><xml> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 10]> <style> /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin-top:0in; mso-para-margin-right:0in; mso-para-margin-bottom:8.0pt; mso-para-margin-left:0in; line-height:107%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri",sans-serif; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-fareast-language:EN-US;} </style>

Setiap bintang sepakbola selalu punya kisah masa lalu yang mengharukan terutama yang terkait dengan dunia si kulit bundar. Tak terkecuali bagi penyerang Arsenal Alexis Sanchez yang punya kisah masa lalu yang begitu inspiratif.

Alexis yang lahir di Tocopilla Chile hidup di keluarga yang serba kekurangan hingga membeli sepatu sepak bola mereka tidak mampu. Namun mantan pemain Barcelona ini memiliki seorang ibu yang begitu tak kenal menyerah terhadap kesulitan hidup. Alexis menceritakan bagaimana sosok sang ibunda yang hingga saat ini menjadi idola baginya, mendapatkan sepatu itu.

"Ada saat di mana saya tidak memiliki sepatu bola dan ibu saya tidak punya uang untuk membelikannya. Di rumah, saya memohon dibelikan sepatu bola yang baru, tapi sayangnya ibu saya tidak mampu membelikannya. Saat itu saya adalah pemain paling penting bagi Arauco, tim sepak bola kota itu. Ibu saya pergi ke balai kota Arauco untuk meminta bantuan dari walikota sehingga saya bisa memiliki sepasang sepatu bola,”
kata Alexis.

Dan akhirnya sepatu itupun datang untuk Alexis. "Saya tidak menyadari usaha ibu hingga suatu malam pada jam 22.00, sebuah mobil pengantar barang tiba di rumah dengan membawa sepasang sepatu bola yang baru. Saya langsung memakainya dan bermain bola di jalan. Saya sangat bahagia sekali."




Sumber : Berbagai Sumber

Ikuti Kami