7 Rutinitas Wajib Sebelum Menidurkan Bayi

7 Rutinitas Wajib Sebelum Menidurkan Bayi

Theresia Karo Karo Official Writer
5936
Waktu paling baik untuk memberikan stimulasi bagi bayi adalah sesaat sebelum mereka tidur. Menurut studi oleh University of California, Berkeley,  Amerika Serikat, hal ini dikarenakan otak yang lebih cepat menerima informasi dan membentuk otak dalam penyusunan memori.

Stimulasi ini akan lebih efektif diterima anak pada saat kondisi tenang. Oleh sebab itu, disarankan bagi para orang tua untuk memanfaatkan waktu sebelum tidur dengan melakukan tujuh aktivitas ini:

Menyanyi
Menyanyikan lagu pada bayi terbukti dapat membuat bayi menjadi lebih peka, religius, dan ekspresif. Tidak perlu ragu karena merasa mengeluarkan suara yang tidak terlalu enak di dengar. Karena bagi bayi, suara ibu merupakan suara yang sangat dikenalnya baik dan mampu menenangkannya.

Melalui lagu, anak juga bisa belajar tentang kata, dan dari sini dirinya akan mengerti bahasa dan makna. Untuk itu, pilihlah lagu dengan lirik yang mudah diingat dan jauh dari pesan negatif.

Tell a story
Sejumlah penelitian mengungkapkan bahwa membacakan cerita sebelum tidur, berperan penting dalam perkembangan bicara anak hingga dua kali lebih cepat. Agar stimulasi ini berhasil, anda bisa mengikuti beberapa saran berikut.

Pertama, bacakan buku cerita sambil memeluk bayi. Selanjutnya, pilih buku yang aman di pegang bayi sehingga terhindar dari luka dan lain sebagainya. Kemudian pilih buku cerita yang menggambarkan kisah keteladanan, dengan kalimat sederhana dan ilustrasi yang menarik. Terakhir, bacakan cerita dengan ekspresi wajah dan suara. Sehingga bayi bisa membedakan karakter dalam cerita. Selain dari buku, orang tua juga bisa berimprovisasi dengan cerita karangan anda.

Ajak anak untuk berdoa
Walaupun bayi belum mengerti, namun dia bisa melihat, mendengar, mengenal, dan mengingat rutinitasnya. Setiap malam, sebelum tidur ajak bayi untuk berdoa dan belajar berbicara dengan Tuhan. Jelaskan padanya dan sesekali tuntun tubuhnya pada posisi berdoa.

Melalui doa, kecerdasan spiritual (SQ) bayi semakin terasah. Inilah yang kemudian membawanya tumbuh menjadi anak yang berpikir positif dan mengembangkan pribadinya secara maksimal kelak.

Pijatan lembut
Momen ini adalah momen yang sangat intim antara orang tua dan bayi. Karena melibatkan kontak mata, sentuhan, aroma tubuh, dan suara. Pijatan tidak hanya membantu bayi untuk rileks, namun juga memberi stimulasi pada produksi oksitosin, yakni hormon yang menimbulkan perasaan hangat dan dicintai.

Menyusui
Pelepasan hormon oksitosin juga terjadi pada rutinitas ini. Saat menyusui, bayi akan merasa lebih tenang dan nyaman sehingga menyebabkan kantuk. Libatkan tatapan mata, belaian dan ungkapan verbal selama menyusui bayi. Agar terbentuk rasa percaya atau ‘basic trust’, yang berperan penting dalam pembentukan rasa percaya diri.

Say, “I love you”
Dr. Lise Eliot, Ph.D, seorang neuroscientist asal Amerika Serikat, mengatakan, tatapan sepenuh jiwa yang dilakukan oleh bayi kepada orangtuanya merupakan ungkapan awal cintanya untuk anda. Perhatikan apakah ada perubahan tatapan mata pada buah hati saat anda mengatakan, “papa/mama sayang kamu”.

Untuk ungkapan ini, orang bebas melakukan kapan saja. Tidak hanya sebelum tidur, bisa dilakukan saat bayi baru bangun tidur, bermain, atau saat anda akan berangkat kerja.

Sumber : Ayahbunda/Jawaban.com by tk
Halaman :
1

Ikuti Kami