Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Theresia Karo Karo

Official Writer
4691


Pekan lalu (14/3), sebuah sekolah misionaris yang terletak 80 kilometer sebelah timurlaut Kolkata, Convent of Jesus and Mary School di India timur diserang oleh sekelompok laki-laki. Kelompok organisasi-organisasi Kristen di Kolkata mengatakan bahwa serangan ini adalah bagian dari kampanye anti-Kristen yang tengah terjadi di seluruh dunia.

Sabtu dini hari, penyerang yang diperkirakan berjumlah 7 orang menyelinap masuk setelah mengikat tangan petugas keamanan sekolah tersebut. Mereka kemudian masuk ke kamar-kamar, di mana ada tiga biarawati yang sedang tertidur.

Kelompok tersebut dilaporkan merampok uang tunai dan sejumlah barang berharga serta merusak benda-benda suci yang ada di kapel sekolah. Bahkan kepala biarawati berusia 71 tahun menjadi korban pemerkosaan. Usai melakukan kejahatan, kepala biarawati tersebut ditemukan tergeletak dalam keadaan terluka.

Oleh media, dilaporkan bahwa kelompok ini merampok dan memperkosa biarawati tersebut karena berusaha melawan. Namun, anggota komite pengelola sekolah Faustine Brank berpikiran lain. “Ketika dimintai uang oleh orang-orang itu, kepala biarawati dengan tenang menuruti perintah dan menunjukkan tempat penyimpanan uang milik sekolah. Geng (kelompok) itu mengambil uang tunai (senilai sekitar 2.160 dolar),” paparnya.

Dia juga mengungkapkan bahwa para penyerang masuk ke kapel dan merusak sejumlah benda suci di dalamnya. “Kepala biarawati yang berusia 71 tahun itu tidak melawan sama sekali. Kami tidak mengerti mengapa mereka melakukan serangan mengerikan dan keji seperti itu kepada seorang biarawati lanjut usia,” jelas Brank.

Bangiya Christiya Pariseba, kelompok organisasi-organisasi di Kristen di Kolkata merilis pernyataan yang menduga serangan ini bermotif keagamaan. Ada dugaan bahwa pemerkosaan terhadap biarawati yang paling senior dilakukan untuk menimbulkan rasa sakit bagi umat Kristen.

Insiden ini menambah daftar panjang kekerasan seksual di India. Sebelumnya, India sempat memicu kemarahan di negaranya dan dunia atas perkosaan secara berkelompok di Desember 2012 terhadap seorang mahasiswi kedokteran. Untuk menangani kasus kekerasan seksual yang kian mengkhawatirkan, pemerintah federal kemudian mengesahkan Undang-undang dengan melipatgandakan vonis penjara bagi pemerkosa menjadi 20 tahun.

Sumber : Ucanews/VOA.com by tk

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Wahyu hlw 6 December 2019 - 00:19:01

Mengapa Musa tidak memasuki tanah kanaan

0 Answer

Irsan 13 5 December 2019 - 20:31:44

Bidang yg dibahas ekonomi berfokus pada

0 Answer

Icha Vedani 4 December 2019 - 22:12:48

Intan pariwara kelas 11 semester 1

0 Answer


JustinDI 22 November 2019 - 16:40:34
Bapa kami yang di Surga, Dikuduskanlah namaMu Data... more..

JustinDI 22 November 2019 - 16:40:25
Bapa kami yang di Surga, Dikuduskanlah namaMu Data... more..

surya 10 November 2019 - 18:37:53
Hi teman teman JC, nama saya surya, saya mengalami... more..

marisca benedicta 9 November 2019 - 10:23:48
tolong bantu doa, agar saya terlepas dri jeratan h... more..

Banner Mitra November Week 4


7259

Banner Mitra November Week 4