Efek Jatuh Cinta Yang Terbukti Secara Ilmiah

Efek Jatuh Cinta Yang Terbukti Secara Ilmiah

Theresia Karo Karo Official Writer
4790
Ungkapan yang mengatakan, ‘jatuh cinta berjuta rasanya’ bukan hanya sekedar kata. Pasalnya, berbagai penelitian mengungkapkan bahwa ketika seseorang merasakan jatuh cinta, ternyata mampu mengubah tindakan seseorang. Para responden mengakui bahwa mereka sering merasakan hal konyol dan aneh seperti ini ketika sedang jatuh cinta.

Sulit Tidur
Penelitian dari Albert Einstein College of Medicine, New York City meneliti hasil scan MRI dari mahasiwa yang sedang merasakan cinta. Hasilnya yang terlihat adalah efek jatuh cinta ternyata hasilnya sama seperti sedang menggunakan kokain. Sehingga efek ‘fly’ ini yang tidak jarang membuat individu yang sedang jatuh cinta kerap sulit tidur.

Fokus Terpecah
Jurnal Motivation and Emotion pada tahun 2013 menunjukkan bahwa orang yang sedang jatuh cinta akan sulit fokus pada pekerjaannya. Meskipun begitu, hingga saat ini para peneliti belum menemukan penyebab pastinya.

Cenderung Agresif
Menurut penelitian yang dipublikasikan jurnal Personality and Psychology Bulletin, individu yang sedang jatuh cinta cenderung akan berperilaku lebih agresif. Studi dari University of Buffalo menunjukkan bahwa saat jatuh cinta, terdapat hormon yang mengubah perasaan menjadi lebih hangat, memiliki rasa empati, simpati, dan kasih sayang. Begitu pula saat sesuatu mengancam anda, hormon ini yang akan muncul.

Obsesif
Perasaan memiliki kerap memicu orang menjadi obsesi. Hal ini dibuktikan oleh para peneliti dari University of Pisa, Italia. Selama enam bulan pertama, ditemukan pada individu yang sedang jatuh cinta tingkat serotonin atau hormon pengontrol suasana hatinya akan meningkat. Sehingga tidak heran bila anda selalu memikirkan kekasih dan terobsesi untuk memilikinya.

Sumber : Metrotvnews/Jawaban.com by tk
Halaman :
1

Ikuti Kami