Book Review: iGods:How Technology Shapes Our Spiritual and Social Live

Book / 20 January 2015

Book Review: iGods:How Technology Shapes Our Spiritual and Social Live
Sumber: Christianitytoday.com
Lori Official Writer
5038
Topik teknologi seakan penting di tengah era teknologi canggih ini. Teknologi menjadi tren baru yang banyak digandrungi oleh semua kalangan mulai dari orang tua hingga anak-anak. Mungkin kita tak akan membayangkan bagaimana perbandingan kehidupan di zaman sebelum munculnya internet, dimana orang-orang hanya bisa mengandalkan mesin ketik atau menikmati hiburan malam dengan cahaya katoda.

Dan kehadirannya saat ini memunculkan tanda tanya besar tentang bagaimana teknologi memodifikasi budaya dan cara hidup masyarakat. Dan pertanyaan yang lebih penting lagi adalah bagaimana budaya media baru yang identik dengan huruf kecil ‘i’ ini mampu memelihara iman dan hubungan kita dengan Tuhan. Dan seorang profesor komunikasi di Universitas Pepperdine, Craig Detweiler membahas pertanyaan ini dalam buku terbarunya, iGods: How Technology Shapes Our Spiritual and Social Lives.

Detweiler yang merupakan sarjana komunikasi, pembuat film, komentator budaya ini menjabarkan secara menyeluruh tentang hasil pengamatannya bagaimana teknologi, layanan web dan jaringan media sosial Apple, Amazon, Google, Facebook, Youtube, Twitter dan Instagram memiliki potensi untuk mengubah teologi dan praktik kontemporer ibadah. Dengan situs pencarian seperti Google misalnya yang seolah telah menjadi maha tahu, maha hadir dan maha kuasa. Dengan itu Detweiler meminta kita untuk mempertimbangkan: Apakah kita orang Kristen juga termasuk (pengguna) di dalamnya? Bagaimana teknologi dapat membangun dan bukan mengikis iman? Dan bagaimana kita bisa lebih bijaksana menggunakan teknologi ini dalam kehidupan kita sehari-hari, dalam ibadah, hubungan dan gereja.

Lewat iGods: How Technology Shapes Our Spiritual and Social Lives, Detweiler adalah salah satu dari sejumlah penulis Kristiani yang berusaha untuk melihat transisi kehidupan di era digital ini. Detweiler mencoba untuk melihat peluang teknologi bagi pertumbuhan teologi dan menjabarkan tentang kehidupan sebelum hadirnya perangkat-perangkat canggih seperti iPads, iPhone, Google pencarian, tweet dan update status.

Detweiler menyuarakan bagaimana Alkitab juga bisa dijadikan sebagai ‘iGods’ di perangkat teknologi yang memiliki posisi terbaik bagi kehidupan manusia. Detweiler tidak menyuruh kita untuk sepenuhnya meninggalkan teknologi, tetapi bagaimana kita bisa menjadikannya sebagai alat untuk dapat mempengaruhi dunia agar semakin lebih dekat kepada Allah dan menangkal godaan negatif dari arus teknologi yang bisa merusak tatanan kehidupan.

 

Judul Buku       : iGods: How Technology Shapes Our Spiritual and Social Lives

Penulis              : Craig Detweiler

Penerbit            : Brazos Press

Tebal                : 256

Harga               : $13.49

Sumber : Christianitytoday.com/jawaban.com/ls
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?