Garap Film ‘Di Balik 98’, Lukman Sardi Tuai Tanggapan Negatif

Garap Film ‘Di Balik 98’, Lukman Sardi Tuai Tanggapan Negatif

Lori Official Writer
5538
Aktor senior Lukman Sardi tengah menggarap film hasil sutradaranya sendiri berjudul ‘Di Balik 98’. Namun film ini mendapat tanggapan negatif karena mengusung kisah dibalik peristiwa Trisakti 1998 yang masih simpang siur.

Film ini disoroti oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat dan bekas aktivis yang juga terlibat dalam peristiwa Trisakti, Adian Napitupulu. Ia menduga adanya sokongan dana dari oknum yang disebut-sebut terlibat untuk membersihkan diri dari kasus Trisakti. “Saya berharap film di balik pintu istana / di balik 98 bukan untuk mencuci kejahatan Orde Baru,” ucap Adian, seperti dilansir Tempo.co, Rabu (7/1) silam.

Adian juga menyoroti tentang sinopsis film yang dibacanya tidak sesuai dengan realitas sejarah yang terjadi kala itu. Dalam sinopsis, film garangan Lukman Sardi ini disebut-sebut mengisahkan panasnya hubungan antara etnis Tionghoa dan pribumi. Sedang sinopsis lainnya menyatakan bahwa terdapat kelompok mahasiswa separatis yang menuntut Presiden Soeharto lengser dari jabatannya. “Gue ini menghargai kebebasan seni, tapi jangan sampai memanipulasi sejarah,” imbuh Adian.

Menanggapi hal itu, lewat akun Twitter-nya Lukman menegaskan bahwa karyanya itu bukan merupakan film sejarah yang mengupas tuntas tentang kerusuhan Mei 1998. Film itu bahkan jauh dari perbincangan politik. Selain itu, dirinya lebih memilih untuk tetap merahasiakan konten film secara rinci hingga film panjang pertamanya itu dirilis pada 15 Januari nanti.

“Bukan ranah saya untuk mengusut tuntas kerusuhan itu. Saya bukan sejarawan atau politikus, saya hanya seniman,” tandasnya.

Sumber : Tempo.co/jawaban.com/ls
Halaman :
1

Ikuti Kami