Ribuan Umat Kristen dan Islam Bersatu Dalam Doa di Ambon

Ribuan Umat Kristen dan Islam Bersatu Dalam Doa di Ambon

Theresia Karo Karo Official Writer
6587

Perseteruan antara Israel dan Palestina meninggalkan luka  yang mendalam dengan warga sipil yang turut menjadi korban. Hal ini kemudian menjadi sorotan dunia yang mengecam tindakan serangan militer dan roket yang dilakukan oleh kedua pihak. 

Tidak tinggal diam, Indonesia juga turut merapatkan barisan untuk perdamaian di Israel dan Palestina. Sabtu malam (12/7), lebih dari lima ribu warga kota Ambon berkumpul di kawasan Gong Perdamaian Dunia (GDP). Ribuan warga ini turut menyuarakan solidaritas kemanusiaan terhadap warga Jalur Gaza yang menjadi korban serangan militer Israel.

Dua komunitas agama Kristen dan Islam di Ambon bersatu bersama Pemerintah Kota Ambon untuk mendoakan perdamaian tercipta Jalur Gaza. Kegiatan yang mengusung tema "Solidaritas Maluku Untuk Perdamaian di Gaza" ini juga turut dihadiri kalangan seniman, tokoh-tokoh agama dan masyarakat. 

Menurut berita yang dilansir dari Kompas, Ketua Sinode Gereja Protestan Maluku, Pendeta Jhon Ruhulesin juga menyampaikan keprihatinannya. Menurutnya, tragedi yang terjadi di Jalur Gaza bukan masalah agama melainkan masalah kemanusiaan.  

"Saya pernah ke Palestina, dan di sana itu ada sekitar sepuluh persen warga Kristen, mereka juga mengalami penderitaan yang sama. Kita ada di sini bukan karena solidaritas keagamaan melainkan solidaritas kemanusiaan. Karena itu mari kita berdoa dan serukan kepada bangsa-bangsa di dunia agar segera bertindak untuk menghentikan segala bentuk kekerasan di Gaza."

Dalam kesempatan ini, Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy juga turut mengajak warga Kota Ambon untuk menjaga perdamaian. "Hanya dengan doa kita percaya Palestina akan bisa menikmati kedamaian sama dengan yang kita nikmati di Ambon. Oleh karena itu mari kita berdoa bersama agar terpancar perdamaian itu ke seluruh pelosok dunia, termasuk ke Gaza."

Hingga kemarin (12/7), Israel telah menembakkan lebih dari 1.100 serangaan, baik lewat udara, darat dan laut. Diberitakan oleh CNN, Laporan Kementerian Kesehatan Gaza telah mencatat setidaknya 121 warga tewas dan 924 warga mengalami luka-luka akibat serangan Israel. Sementara Israel, tidak ada korban dalam serangan balasan yang dilakukan oleh Hamas.

 

Baca Juga:

Laga Ujicoba, Timnas U-23 Bertolak ke Italia

Shakira dan Santana, Dipastikan 'Tutup' Piala Dunia 2014

Tangani Hipertensi dengan 8 Bahan Makanan Ini!

Alejandro Sabella: "Jerman Selalu Sulit Diatasi"

Kantor Survei JSI Diteror Bom Molotov

Sumber : Kompas/Vivanews.co by tk
Halaman :
1

Ikuti Kami