Cermin Untuk Kehidupan

Cermin Untuk Kehidupan

Tiurma Ida Purba Official Writer
6580

Pada suatu hari seorang wanita yang akan pergi ke Singapore menuju ke bandara menggunakan taksi. Setibanya di bandara ternyata waktunya masih tersisa banyak. Sambil menunggu, dia membeli kue dan air minum. Lalu dia duduk di samping pria yang sedang menunggu penerbangan juga.  Wanita tersebut lalu membaca majalah sambil memakan kue yang dibelinya tadi. Lalu dia melihat bahwa pria yang berada disampingnya itu juga mengambil kue miliknya. Setiap kali ia mengambil satu, pria itu juga mengambilnya. Perasaan wanita itu sangat kesal, namun ia menahan diri agar tidak terjadi keributan.

Tanpa disadari ternyata kue tersebut habis. Rasa kesalnya makin menjadi-jadi. Tapi, untunglah kemarahan wanita itu tidak tersalurkan, karena tiba-tiba dia mendengar bahwa penerbangan akan segera dilakukan. Lalu wanita itu bergegas menuju pesawat. Setibanya di pesawat, tiba- tiba dia menghela nafas, untuk menghilangkan kekesalannya. Namun, ketika dia membuka tasnya tiba-tiba dia melihat bahwa di tasnya ada kue yang dibelinya tadi. Sungguh terkejutnya wanita itu, lalu ia terdiam sejenak dan merenung. Ternyata, kue yang dimakannya tadi adalah miliki pria tersebut. Dia bepikir bahwa dia telah salah kepada pria tersebut. Keinginannya untuk meminta maaf pada pria itu tidak akan pernah terjadi, karena pesawat yang di naikinya sudah terbang.

Sering kali mungkin kita menyalahkan sekeliling tanpa mengoreksi diri kita sendiri. Cermin dibuat agar kita bisa melihat apa kekurangan kita. Namun, kita tidak menyadari bahwa kita memiliki banyak kekurangan atau kesalahan.

Ketika anda bercermin, anda dapat mengetahui apa kekurangan anda. Tidak perlu berkecil hati, dengan menyadari setiap kekurangan yang anda miliki, sesungguhnya anda sudah melakukan kebaikan bagi orang lain. Anda dapat belajar untuk berpikir positif kepada orang lain.

Dan untuk menyempurnakannya anda dapat memperbaiki kesalahan atau kekurangan anda. Hanya itu yang dapat anda lakukan untuk memperbaiki diri anda setiap hari. Bawalah cermin setiap hari kemanapun anda pergi. Ini akan membantu anda untuk mengoreksi diri anda setiap hari. Orang yang rendah hati adalah orang yang menyadari setiap kekurangannya dan memperbaikinya. Di sisi lain, anda juga harus bisa menerima kritikan dari orang lain. Kritikan akan membuat anda menjadi orang yang berhasil. Karena orang yang berhasil tidak dihasilkan dari kemudahan dan pujian, namun dari masalah, tantangan dan kritikan. Dengan begitu, anda dapat selalu menguasai diri anda dan melakukan kebaikan bagi orang lain. 

Sumber : berbagai sumber/by tiur
Halaman :
1

Ikuti Kami