John Kei Tobat dan Ingin Hidup Untuk Kristus

Internasional / 28 November 2014

Kalangan Sendiri

John Kei Tobat dan Ingin Hidup Untuk Kristus

daniel.tanamal Official Writer
12103
<!--[if gte mso 9]><xml> </xml><![endif]-->

Salah satu preman paling berpengaruh di Jakarta, John Kei mengaku bertobat. John yang saat ini masih menjalani hukuman 16 tahun penjara atas kasus pembunuhan Direktur PT Sanex Steel Tan Harry Tantono alias Ayung, selalu membawa Alkitab dalam aktivitasnya.

"Tadinya saya di luar bersenjata dengan pisau, sekarang senjata saya adalah firman Tuhan. Yang paling menyentuh, kita hidup saling mengasihi, dan kita harus lemah lembut pada siapa pun. Nah itu yang menyentuh buat kita," ucapnya seperti dirilis Merdeka.com.

John juga bercerita bahwa dirinya saat ini menyibukan diri dalam ibadah dan kegiatan di gereja. . "Kegiatan di sini setiap hari, pagi ke gereja, sore ke gereja ya sama latihan nyanyi di gereja. Sama ada acara seminar kita sering ikut juga. Jadi pada prinsipnya, sekarang saya tinggalkan duniawi. Saya hidup baru, hidup untuk kristus, setelah saya baca dalam kitab ini. Saya sudah komitmen dunia lama kita tinggalkan," ujarnya.

Pria bernama asli John Refra ini berasal dari Pulau Kei, Maluku Tenggara. Pada tahun 2000 ia mendirikan sebuah organisasi bernama AMKEI (Angkatan Muda Kei). Melalui organisasi AMKEI John memulai bisnisnya sebagai debt collector.

Dalam bisnisnya ini beberapa kali dirinya dikaitkan dengan sejumlah kasus besar seperti pembunuhan Basri Sangaji. Dan terakhir adalah kasus pembunuhan terhadap Tan Harry Tantono, Direktur Sanex Stell Mandiri. John ditangkap pada tanggal 17 Februari 2012 oleh kepolisian di bilangan Jakarta Timur.




<!--[if gte mso 9]><xml> Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 10]> <style> /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin-top:0in; mso-para-margin-right:0in; mso-para-margin-bottom:8.0pt; mso-para-margin-left:0in; line-height:107%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri",sans-serif; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin;} </style> Halaman : 1

Ikuti Kami