5 Tips Bangkitkan Gairah Seks Setelah Punya Anak

5 Tips Bangkitkan Gairah Seks Setelah Punya Anak

Theresia Karo Karo Official Writer
3923
Keintiman seksual dalam pernikahan merupakan salah satu bagian penting yang turut mendukung keharmonisan, cinta, gairah, dan semangat antar pasangan. Sebab ini adalah hubungan khusus yang mengikat batin dan hanya bisa dibagi bersama pasangan. Namun bagi yang telah memiliki anak, terkadang hal ini menjadi dikesampingkan hingga suami dan istri mengalami kemunduran dalam kehidupan seks mereka.

Menanggapi ini, seorang penasihat pernikahan asal Denver, Colorado, Amerika Serikat, Aaron Anderson mengakui bahwa sebagian besar pasangan yang berkonsultasi adalah yang sudah memiliki anak. Alasan yang paling umum dilontarkan oleh suami dan istri tersebut adalah sulitnya menemukan waktu dan energi untuk menciptakan gairah yang dibutuhkan.

Selain itu alasan lainnya adalah lebih sedikit kesempatan untuk dapat menghabiskan waktu berdua. Semakin jarang bercinta dan keinginan untuk berhubungan seks dengan pasangan semakin menurun. Berikutnya adalah waktu bagi para orang tua seakan berputar untuk mengurus anak dan keperluan mereka. Mulai dari membangunkan anak, menyiapkan sarapan, mengantar sekolah, menjemput, menemaninya belajar dan memastikan mereka tidur. Siklus ini berulang hingga anak-anak dewasa, hingga pada satu titik anda sadar bahwa fisik anda tidak semenarik dulu.

Penting bagi pasangan yang telah memiliki anak untuk manjaga kehidupan seks mereka. Berikut 5 tips yang dapat dilakukan untuk menghidupkan gairah seks setelah kehadiran anak-anak:

Jadwalkan Waktu Berdua
Lihat kembali kalender keluarga anda! Bila selama ini tanggal yang ditandai penuh dengan aktifitas penting anak, peringatan ulang tahun, pertemuan dan janji penting, maka ambil spidol anda dan tandai satu tanggal yang menjadi waktu khusus anda menghabiskan waktu bersama pasangan, minimal dua kali sebulan.

Cinta yang Tidak Berubah

Yakinkan pasangan anda, bahwa kasih sayang anda hanya tertuju padanya. Tidak dipungkiri bahwa kondisi fisik akan berubah saat telah menikah, terutama bagi kaum wanita. Mungkin mereka sudah tidak se-seksi dulu, namun bila anda tetap menjaga kepercayaan dirinya dan memuji dirinya cantik dan menarik, maka kepercayaan dirinya tetap terbangun sehingga gairah dapat tercipta. Di samping itu, hal ini dapat membuat pasangan anda merasa dicintai dan diperhatikan.


Pemanasan Bukan Sekedar “Pemanasan”

Selain sentuhan fisik, pemanasan lain yang dimaksud adalah seperti mengirim pesan cinta, atau mengiriminya pesan intim pada bekal makan siangnya akan menjadi pemanasan yang meningkatkan rasa penasarannya. Anda tidak memiliki banyak waktu pribadi di kamar karena kehadiran anak, oleh sebab itu jangan sia-siakan kesempatan ini.

Berpikir Kreatif
Kehadiran anak disekitar anda akan membatasi ruang pribadi anda. Seks tidak lagi menjadi hal yang spontan. Namun anda tidak harus menunggu waktu dan tempat yang tepat, berpikirlah kreatif dalam menentukan tempat dan kapan harus melakukan hubungan seks. Tentu hal ini masih bisa tetap menjadi sesuatu yang romantis asalkan anda berpikir kreatif.

Menolak dengan Alasan Lelah? Pikir Lagi.
Pada satu kesempatan pasangan anda telah merayu dan menyentuh anda, namun anda beralasan bahwa anda begitu lelah. Pastinya akan sangat memilukan pasangan, karena dia juga telah melewati hari yang melelahkan namun anda tidak berminat untuk ‘berbagi’ dengannya. Bayangkan, anda mungkin bisa bercinta dan mengatasi pertentangan dengan pasangan.

Hubungan seks merupakan cara yang sempurna untuk menciptakan keintiman, cinta dan gairah dalam pernikahan. Disamping itu, seks juga dapat membantu anda untuk tidur lebih nyenyak. Oleh sebab itu jangan abaikan kehidupan seks anda dan pasangan, karena hal ini dapat menjadi masalah dalam pernikahan.
   
Sumber : Familyshare/Jawaban.com by tk
Halaman :
1

Ikuti Kami