Sempat Anjlok, Pagi Ini Rupiah Menguat 22 Poin

Sempat Anjlok, Pagi Ini Rupiah Menguat 22 Poin

Theresia Karo Karo Official Writer
2004
Setelah Selasa kemarin sempat melemah, pagi ini nilai mata uang Garuda kembali menguat sekitar 22 poin menjadi Rp 12.193 per dolar AS dari posisi terakhir Rp 12.215 per dolar AS.

Dilansir dari Antaranews.com, pengamat pasar uang Bank Himpunan Saudara, Rully Nova mengungkapkan, “Setelah mengalami tekanan pada hari sebelumnya, mata uang rupiah bertahap kembali menguat meski masih dalam kisaran sempit.”

Menurutnya, potensi mata uang rupiah berbalik menuju pelemahan sangat tinggi. Hal ini disebabkan oleh fundamental ekonomi Indonesia yang masig negatif dan pelaku pasar uang sedang menantikan realisasi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) sehingga meningkatkan ruang fiskal dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
 
”Dengan ruang fiskal yang besar diharapkan dapat mendorong pembangunan infrastruktur lebih cepat sehingga nantinya dapat menunjang laju pertumbuhan ekonomi ke depan,” ungkap Rully.

Sumber lain oleh riset Samuel Sekuritas Indonesia juga menanggapi pelemahan rupiah yang kerap terjadi semenjak akhir Oktober. “Hari ini ruang tekanan pelemahan rupiah berpeluang sedikit tertahan dengan turunnya dollar AS,” tulisnya. Disimpulkan bahwa pelemahan mata uang Indonesia masih lebih lamban bila dibandingkan dengan pelemahan mata uang lain terhadap dollar AS.

Sumber : Antaranews/Kompas.com by tk
Halaman :
1

Ikuti Kami