daniel.tanamal

Official Writer
4912


Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia.
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.
Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.

83 tahun yang lalu tepatnya 28 Oktober 1928, seluruh perbedaan yang meragami nusantara, dipersatukan dalam cita-cita mulia yaitu Indonesia, oleh nasionalisme para pemuda! Jauh sebelum proklamasi 1945 dikumandangkan, kesadaran untuk bersatu didalam satu bangsa dan negara sudah diikat, oleh nasionalisme para pemuda!

Nasionalisme atau cinta tanah air, bangsa dan negara, yang berakhir diatas satu seruan, merdeka! Inilah hal utama yang dicita-citakan kala itu oleh para pemuda! Jadi jelas bahwa nasionalime dan pemuda adalah dua kunci utama kemerdekaan Indonesia.

Lihat saat ini kondisi riil bangsa Indonesia. Nasionalisme mulai pudar. Hari-hari besar kenegaraan hanya diperingati sebagai seremonialitas belaka. Lalu dimana para pemuda kita? Hedonisme, pragmatisme, anarkisme nampaknya lebih menarik hati kebanyakan dari mereka ketimbang berkarya untuk kemajuan bangsa. Mengapa ini bisa terjadi? Coba tanyakan saja kepada para pemimpin bangsa ini. Adakah mereka memberikan contoh yang baik, minimal dalam memaknai sakralnya Sumpah Pemuda?

Jangan salah, hedonisme, pragmatisme dan anarkisme setidaknya adalah tiga hal yang diperlihatkan para pemimpin bangsa ini kepada kaum muda Indonesia. Keteladanan dan kepemimpinan, sungguh jauh dari apa yang diharapkan.akibatnya negara ini mengalami karapuhan, kehilangan jati diri, bahkan nyaris  mencapai titik kelumpuhan sosialnya.

Jangan pula berdalil, bahwa dasar negara Pancasila telah gagal dalam mempersatukan Indonesia, untuk kemudian memaksakan diri untuk memakai hukum dari keyakinan tertentu untuk menggantikannya. Salahkan diri kita sendiri yang tidak memakai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Pancasila tidak pernah gagal. Namun kita sendiri tidak pernah menerapkannya. Dan pemimpin bangsa ini tidak mau memakainya!

Peringatan Sumpah Pemuda yang jatuh pada Jumat 28 Oktober ini kembali mengingatkan kita bahwa Pancasila harus kembali dilaksanakan. Tentu dengan dua kunci utama yaitu Pemuda dan semangat Nasionalisme. Karena sumpah bagaikan sebuah doa, memiliki kekuatan untuk keluar dari keterbelengguan! Maka, berikanlah kesempatan bagi kaum muda untuk membakar kembali semangat Nasionalisme!

 

Sumber : Jawaban.com | Daniel Tanamal


Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Erik Siahaan 27 May 2020 - 08:13:10

Karena Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat.".. more..

3 Answer

Margaretha Ltor 15 May 2020 - 11:07:59

Apa yg kita harus lakukan,,untuk tau ada atau tida.. more..

2 Answer

tolala 2 May 2020 - 03:25:35

Covid 19

1 Answer


Lawrence Fabian Jerangku 19 July 2020 - 23:26:45
Saya meminta doa kalian berserta isteri saya menga... more..

Varris Sitio 15 July 2020 - 10:09:27
Saya Varris dan merupakan salah satu karyawan swas... more..

purnama 1002 2 July 2020 - 23:48:31
Tolong doakan anak perempuan saya yg terkena penya... more..

Anju Frans Siregar 15 June 2020 - 15:07:02
Shalom semuanya. Saya mohon doa untuk kesembuhan d... more..

advertise with us


7237

advertise with us